Meskipun dugaan kuat mengarah pada tindakan bunuh diri, ia menegaskan bahwa penyelidikan mendalam tetap akan dilakukan untuk memastikan tidak ada unsur lain dalam kasus ini.
4. Pihak Kampus Berduka, UNM Konfirmasi Status Korban
Kabar ini dengan cepat sampai ke telinga pimpinan Universitas Negeri Makassar. Pihak universitas pun secara resmi mengonfirmasi bahwa Harlin Yusuf adalah bagian dari keluarga besar mereka. Kepala Humas UNM, Burhanuddin, memberikan pernyataan singkat yang membenarkan status korban.
"Betul, yang bersangkutan dosen kami. Pihak fakultas sudah menyampaikan ucapan duka," katanya singkat.
Penegasan serupa datang dari Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Prof Abdul Samad.
"Beliau betul dosen kami di Jurusan Pendidikan Khusus," ucapnya, membenarkan bahwa korban adalah salah satu dosen yang aktif mengajar di fakultas yang ia pimpin.
5. Sosok Harlin Yusuf: Dosen PPPK dan Alumni Universitas Halu Oleo
Di balik profesinya sebagai dosen, Harlin Yusuf diketahui memiliki status sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK.
Status ini menunjukkan dedikasinya dalam dunia pendidikan sebagai abdi negara. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Harlin Yusuf merupakan alumni dari Universitas Halu Oleo (UHO) yang berlokasi di Kendari, Sulawesi Tenggara, sebelum akhirnya mengabdikan ilmunya di Universitas Negeri Makassar.
Baca Juga: Dosen Tewas Tergantung di Pohon Gedung Poltekkes Makassar, UNM Gempar!
6. Misteri Motif di Balik Aksi Nekat, Polisi Masih Dalami Penyebabnya
Meski dugaan bunuh diri menjadi kesimpulan sementara, pertanyaan terbesar yang masih menggantung adalah: apa motif di baliknya? Apa yang mendorong seorang dosen untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang begitu tragis? Terkait hal ini, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman.
Kapolsek Rappocini Kompol Ismail mengakui bahwa penyidik belum menemukan petunjuk signifikan terkait motif korban.
"Kami menerima laporan dari warga, ada orang gantung diri... Saat ini jenazahnya masih berada di RS Bhayangkara (divisum)," ujar Kompol Ismail.
Pihaknya masih terus mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi dan pihak terkait untuk mengungkap tabir misteri yang menyelimuti penyebab tindakan nekat Harlin Yusuf.
Berita Terkait
-
Dosen Tewas Tergantung di Pohon Gedung Poltekkes Makassar, UNM Gempar!
-
Mengajar Tanpa Belajar, Dosa Intelektual yang Terlupakan
-
Kisah Yanto Basna, Mantan Bek Andalan Timnas Indonesia yang Kini Resmi Jadi Dosen
-
Mengajar Gen Z: Antara Teori, Emoji, dan Distraksi
-
Otak Kriminal Dosen S3 Hukum: Bunuh Suami, Rekayasa Kecelakaan, Kini Lemas Dituntut Mati
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Teror Tewaskan 20 Orang, Kolombia Buka Sayembara Rp23 Miliar untuk Cari Sosok Ini
-
Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur
-
Turis Jerman Tewas Dipatok Ular Kobra saat Pertunjukan Satwa Liar di Hotel Mewah Mesir
-
10 Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Dunia, Terbaru Tabrakan KA vs KRL di Bekasi Timur
-
Real Madrid Kehilangan Kylian Mbappe Jelang El Clasico
-
Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS
-
Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran
-
Kecelakaan KRL Bekasi, Media Asing Sorot RI Banyak Pakai Armada Transportasi Umum Kurang Terawat
-
KAI Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan hingga Pemakaman Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan