Suara.com - Pertarungan sengit dalam perebutan puncak pimpinan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai terjadi.
Meski berstatus sebagai putra Presiden ketujug Joko Widodo atau Jokowi, tak menjadi jaminan Kaesang Pangarep bisa melenggang mulus.
Posisinya di puncak perolehan suara Pemilihan Raya Ketua Umum PSI kini ditempel ketat rivalnya, Ronald Sinaga alias Bro Ron, dengan selisih yang membuat semua pihak menahan napas.
Menurut data sementara hingga Senin (14/7/2025) sore, calon petahana Kaesang Pangarep memang masih memimpin, namun keunggulannya sangat tipis dari kandidat lain, Ronald Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron.
Sekretaris Steering Committee Pemilihan Raya PSI, Beni Papa, mengungkapkan bahwa basis kekuatan putra bungsu Presiden Joko Widodo itu ada di beberapa provinsi besar.
"Sementara per pukul 17.00 tadi mas Kaesang unggul sangat tipis dari bro Ron. Khususnya di DKI, Jawa Timur dan Jawa Tengah yang menjadi basis kekuatan mas Kaesang," ujar Beni kepada Suara.com, Senin.
Sementara di sisi lain, perlawanan ketat datang dari Bro Ron yang berhasil menguasai wilayah di luar basis utama Kaesang.
"Sementara Bro Ron unggul telak di Jawa Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau dan Kalimantan Tengah. Selisi keduanya sangat sangat tipis," ucapnya.
Sementara itu, kandidat lainnya, Agus Mulyono Herlambang, masih berada di posisi ketiga, meskipun terus menunjukkan pergerakan positif di beberapa daerah lumbung suaranya.
Baca Juga: Dihadiri Jokowi, PSI Akan Rilis Logo Partai Baru di Kongres Solo
"Sementara Bro Agus Mulyono masih di posisi ketiga meskipun jaraknya sudah tidak terlalu jauh. Bro Agus unggul jauh di Prov Banten, Sumatera Barat, Aceh dan Sulawesi Barat," katanya.
36 Persen Suara
Drama saling kejar ini dipastikan masih akan berlanjut, mengingat perolehan suara yang masuk baru mencapai 36 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Dinamika semakin menarik karena sehari sebelumnya, Bro Ron bahkan sempat mengungguli perolehan suara Kaesang.
Proses pemungutan suara ini akan berlangsung secara digital selama sepekan penuh, hingga 18 Juli 2025 mendatang.
Beny optimistis jumlah pemilih akan terus bertambah melihat antusiasme tinggi dari para anggota.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah
-
Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021
-
Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live