Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia atau PSI akan menggunakan logo baru. Logo tersebut rencananya akan dirilis secara langsung dalam acara Kongres PSI di Solo, Jawa Tengah pada 19 Juli 2025.
Plt. Ketua Umum sekaligus Ketua Steering Committee Pemilu Raya PSI Andy Budiman mengatakan perubahan logo ini bagian dari rebranding dan penyegaran partai.
"Kita akan mengganti logo. Logonya jadi apa? Nanti tunggu tanggal 19 Juli," kata Andy di Kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (12/7/2025).
Jauh sebelumnya, PSI sempat menyampaikan partainya akan menerapkan konsep sistem ‘partai perorangan’. Konsep tersebut terinpirasi dari gagasan Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi tentang Partai Super Tbk.
Kepada Suara.com, Andy pernah mengungkapkan selain mengubah kosep partai, PSI juga akan mengubah bendera dengan menambah kalimat ‘Perorangan’.
“Partai Super Tbk ini adalah antitesa dari partai elite. Jadi PSI Perorangan adalah partai milik seluruh anggota, bukan milik keluarga atau segelintir elite,” jelas Andy kepada Suara.com, Kamis (6/3/2024).
Konsep Partai Super Tbk ini, menurut Andy, sebenarnya sudah banyak diterapkan di beberapa negara. Seperti Partai Podemos di Spanyol dan Five Stars Movement atau M5S di Italia.
“Ini sedang menjadi trend di dunia. Proses sebuah partai mulai membuka diri di mana anggotanya bisa memilih ketua umum secara langsung,” ungkapnya.
Sebelumnya pada acara Kongres PSI telah dipastikan akan dihadiri oleh Jokowi. Mantan wali kota Solo itu rencananya akan hadir di hari petama Kongres PSI di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (19/7/2025) malam.
Baca Juga: 4 Fakta Menarik Live Action Solo Leveling, Byeon Woo Seok jadi Sung Jin Woo
Sekretaris Streering Committee Pemilu Raya dan Kongres PSI Benidiktus alias Beny Papa mengatakan, Jokowi akan hadir malam hari atau setelah PSI menetapkan ketua umum PSI periode 2025-2030 terpilih.
"Bapak Jokowi sudah konfirmasi hadir di tanggal 19 Juli malam akan bergabung dengan kader-kader Partai PSI di Solo," kata Beny di Kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (12/7/2025).
Tak sekadar hadir, Jokowi rencananya akan berdiskusi dengan kader-kader PSI. Sementara, terkait kemungkinan Jokowi akan ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pembina PSI, Andy masih merahasiakan jawabannya.
"Silakan nanti lihat prosesnya di kongres. Biar ada kejutan dong. Karena itu kan bagian dari kongres," katanya.
Diketahui PSI untuk pertama kalinya menggelar Pemilu Raya dalam rangka memilih ketua umum. Jumlah daftar pemilih tetap atau DPT dalam Pemilu Raya PSI mencapai 187.306 orang. Kader-kader PSI memiliki kesempatan untuk memilih ketua umum lewat sistem e-voting hingga 18 Juli 2025 pukul 24.00 WIB.
Hasil akhir daripada Pemilu Raya PSI, rencananya akan diumumkan pada 19 Juli 2025 dalam agenda Kongres PSI di Solo, Jawa Tengah. Selain Jokowi, acara tersebut rencananya juga akan dihadiri Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Berita Terkait
-
Dipastikan Hadiri Kongres PSI di Solo, Jokowi Bakal Jadi Ketua Dewan Pembina?
-
Siapa Xandro Schenk? Tinggalkan FC Twente dan Mees Hilgers demi Gabung Persis Solo
-
Kongres PSI di Solo: Prabowo Direncanakan Datang, Kejutan Apa yang Disiapkan Kaesang?
-
Graha Saba Buana: Tempat Kongres PSI yang Jadi Saksi Bisu Dinamika Politik Keluarga Jokowi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang
-
Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!
-
Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas