Suara.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tak kuasa menahan air matanya saat berhadapan dengan ribuan warga di Parung Panjang, Bogor. Tangisnya pecah di atas panggung, meluapkan kesedihan dan amarah melihat nasib rakyatnya yang selama bertahun-tahun menderita akibat aktivitas tambang.
Di hadapan lautan manusia pada Sabtu (12/7) malam, Dedi Mulyadi dengan suara bergetar meluapkan kemarahannya yang ditujukan langsung kepada para pengusaha tambang yang dinilai menjadi biang kerok masalah.
"Saya nangis rakyatku jadi keset kalian semua," kata Dedi Mulyadi dikutip, Senin (14/7/2025).
Menurut Dedi, penderitaan warga Parung Panjang sudah berlangsung terlalu lama dan seolah dibiarkan tanpa solusi serius. Jalanan hancur lebur, kecelakaan maut yang melindas warga kerap terjadi, hingga ancaman penyakit pernapasan akibat debu pasir yang beterbangan dari truk-truk tambang.
Ia merasa tidak adil melihat para pengusaha meraup kekayaan dari tanah Parung Panjang, sementara warganya sendiri hidup dalam penderitaan.
"Kalian kaya dari sini, sementara rakyatku menderita. Aku tidak rela rakyatku kelindes truk, aku tidak rela rakyatku kena penyakit pernapasan," ungkap Dedi Mulyadi dengan nada tinggi.
Tak hanya meluapkan amarah, Dedi Mulyadi juga langsung menjanjikan solusi konkret. Ia memastikan akan segera dibangun jalan khusus tambang agar truk-truk bermuatan besar tidak lagi melintas di jalan umum yang seharusnya menjadi hak warga.
"Jalan ini bukan untuk jalan tambang, jalan ini untuk rakyatku. Kasihan mereka sudah banyak menderita," ungkapnya.
Dedi menjelaskan bahwa proses pembebasan lahan untuk jalur khusus tersebut akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bogor pada tahun depan, sementara pembangunan jalan tol tambangnya akan diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Adu Kekayaan Pramono Anung vs Dedi Mulyadi, Tunggangan Siapa Paling Mewah?
Acara di Parung Panjang malam itu tidak hanya diisi oleh orasi emosional Dedi Mulyadi. Untuk menghibur warga yang telah lama menanggung derita, ia juga memboyong sejumlah artis seperti Udin Nganga, Ceu Popon, hingga pelawak Ohang untuk tampil di atas panggung.
Berita Terkait
-
Viral Dugaan Nepotisme Sherly Tjoanda: Proyek Keluarga Mulus, Janji untuk Korban Bencana Kandas?
-
Siswa Baru Lesehan Tak Dapat Meja Buntut Kebijakan Rombel, KDM: Biar Saya yang Belikan
-
Kang Dedi Mulyadi Gelontorkan Miliaran Rupiah untuk pasang 800 AC di Berbagai Sekolah
-
Adu Kekayaan Pramono Anung vs Dedi Mulyadi, Tunggangan Siapa Paling Mewah?
-
Rivalitas Politik Pramono Anung dan Dedi Mulyadi bak Messi vs Ronaldo, Kok Bisa?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!