Suara.com - Nama Muhammad Fadhil Arief, Bupati Batanghari, jadi sorotan usai insiden pelepasan balon yang terjadi dalam pelantikan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) pada Senin (14/7/2025).
Di balik kontroversi tersebut, publik juga menyoroti kekayaan Bupati Batanghari yang terus meningkat selama menjabat. Berapa kekayaannya?
Berdasarkan data resmi dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total harta kekayaan Muhammad Fadhil Arief per 6 Maret 2025 tercatat mencapai Rp11,6 miliar.
Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan jika dibandingkan saat pertama kali ia menjabat sebagai bupati pada 2021, di mana kekayaannya tercatat Rp 6,2 miliar.
Artinya, dalam lima tahun masa jabatannya, kekayaan Fadhil meningkat hampir Rp 5 miliar. Kenaikan ini didominasi oleh aset properti dan kas yang dimiliki pribadi maupun bersama keluarga.
Dalam laporan tersebut, Fadhil memiliki sejumlah aset sebagai berikut:
- Tanah dan bangunan tersebar di wilayah Kabupaten Batanghari hingga Kota Jambi senilai Rp5,8 miliar.
- Satu unit mobil Pajero Sport dengan nilai Rp380 juta.
- Harta bergerak lainnya senilai Rp1,5 miliar.
- Kas dan setara kas sebesar Rp4,5 miliar.
Meski memiliki harta miliaran rupiah, Fadhil tercatat juga memiliki utang senilai Rp715 juta. Dengan demikian, kekayaan bersihnya tetap terjaga di atas angka Rp10 miliar.
Viral karena Insiden Pelantikan PPPK
Baca Juga: Siapa Muhammad Fadhil Arief? Bupati Batanghari Viral Marah Gegara Balon Terbang dan Tahan SK PPPK
Nama Bupati Fadhil kembali menjadi perbincangan publik setelah video pelepasan balon saat pelantikan PPPK viral di media sosial. Balon dilepaskan sebelum aba-aba resmi, menyebabkan acara menjadi ricuh dan kabarnya membuat Fadhil marah.
Dalam video yang tersebar, terdengar suara pemandu acara menyebut bahwa momen tersebut seharusnya hanya untuk foto bersama, bukan pelepasan balon. Setelah insiden tersebut, muncul isu bahwa SK PPPK urung diserahkan sebagai bentuk teguran.
Namun Bupati Fadhil membantah hal tersebut. Ia menyatakan bahwa pembagian SK memang dijadwalkan di kantor masing-masing, bukan di lokasi pelantikan. "Dibagikan tidak di lapangan, biar jangan salah kasih," tegasnya.
Sebanyak 1.077 pegawai PPPK akan tetap menerima SK secara terpisah. Meski demikian, Fadhil mengaku kecewa dengan kurangnya ketertiban selama acara.
Berita Terkait
-
Temui Jamaah yang Gagal Berangkat, Bos Hanania Travel Tawarkan Refund Bertahap Selama 2 Tahun
-
Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum
-
Jawapos TV Resmi Hentikan Siaran di Usia ke-19, Video Studio Sepi Viral
-
Video Mensos Rela Menunggu Demi Bertemu Seskab Teddy Viral, Warganet Soroti Tata Birokrasi
-
Pernah Ditolak Paspampres Masuk Istana, Penampilan Nyentrik Inayah Wahid Saat Remaja Bikin Kaget
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi
-
Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap