Suara.com - Polemik dugaan ijazah palsu milik mantan Presiden Joko Widodo kembali mencuat ke publik. Kali ini, pernyataan mengejutkan datang dari mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Sofian Effendi, yang menyebut sejumlah alasan mengapa Jokowi diduga enggan menunjukkan ijazah aslinya ke publik hingga kini.
Dalam wawancara yang disiarkan kanal YouTube Balige Academy dan dibagikan ulang oleh Rismon Hasiholan Sianipar di platform X, Sofian mengungkapkan bahwa Jokowi sempat tidak lulus dari Fakultas Kehutanan UGM karena memiliki Indeks Prestasi (IP) di bawah 2.
Bahkan, ia menyebut Jokowi seharusnya telah di-DO (drop out) pada 1982 karena tidak memenuhi standar akademik kelulusan.
Namun yang paling mengejutkan adalah dugaan bahwa ijazah yang digunakan Jokowi untuk mencalonkan diri sebagai pejabat publik berasal dari nama orang lain yakni Hari Mulyono, yang juga disebut sebagai kerabat dekatnya.
“Sekarang yang dipakainya sebagai ijazah untuk mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota, calon Gubernur, dan calon Presiden itu adalah ijazah palsu. Memalsukan ijazahnya Hari Mulyono,” ujar Sofian dalam wawancara tersebut.
Sofian bahkan menyebut bahwa alasan utama Jokowi tidak pernah menunjukkan ijazah aslinya ke publik adalah karena terdapat keterangan sekolah yang tidak sesuai dalam dokumen tersebut.
“Jadi dalam ijazah yang dia pakai masih tertulis SMA 6 Yogyakarta, sekolahnya Mulyono. Itu yang bikin dia takut menunjukkan ijazah asli itu,” ungkap Sofian lebih lanjut.
Keterangan tersebut menguatkan dugaan bahwa dokumen pendidikan yang diklaim sebagai milik Jokowi justru memuat identitas sekolah orang lain.
Padahal, diketahui bahwa Jokowi menempuh pendidikan menengah di SMPP (Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan) Surakarta, yang sekarang dikenal sebagai SMA Negeri 6 Surakarta.
Baca Juga: Jokowi Diisukan Jadi Dewan Pembina PSI, Kaesang: Itu Bukan Wewenang Saya
Skripsi Diduga Jiplakan, Tak Pernah Diuji
Tak hanya soal ijazah, Sofian juga mengungkapkan keraguan terhadap keaslian skripsi Jokowi.
Menurutnya, skripsi yang digunakan sebagai syarat kelulusan di Fakultas Kehutanan merupakan hasil jiplakan dari pidato akademik Prof. Sunardi, salah satu dekan kampus.
“Skripsinya itu contekan dari pidatonya Prof. Sunardi... itu tidak pernah lulus, tidak pernah diuji, dan makanya nggak ada tanggal,” kata Sofian.
Sofian juga menyebut bahwa Prof. Kasmudjo, yang sebelumnya diperkenalkan sebagai dosen pembimbing skripsi Jokowi, telah membantah keterlibatannya dan menyatakan tidak pernah membimbing Jokowi.
Rismon Sianipar dalam video tersebut kemudian menyimpulkan bahwa Jokowi sebetulnya hanya terdaftar sebagai mahasiswa sarjana muda pada tahun akademik 1980–1981. Namun, karena nilai akademiknya tidak memadai, ia tidak melanjutkan ke jenjang sarjana.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Diisukan Jadi Dewan Pembina PSI, Kaesang: Itu Bukan Wewenang Saya
-
Panas! Ijazah Jokowi Kembali Diungkit, Mantan Rektor UGM Sebut IPK di Bawah Standar
-
Profil Mantan Rektor UGM Sofian Effendi: Arsitek Meritokrasi yang 'Tersandung' Isu Ijazah Jokowi
-
Berbalik 180 Derajat, Mantan Rektor UGM Sofian Effendi Cabut Pernyataan Soal Ijazah Jokowi
-
Sebut Kondisi Gibran-Bobby dalam Bahaya, Rocky Gerung Bedah Konspirasi Politik Jokowi, Apa Katanya?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run
-
Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian