Ini adalah sebuah 'penyakit' yang bisa menginfeksi siapa saja, bahkan mereka yang awalnya masuk dengan niat tulus untuk mengabdi.
Mahfud menunjuk akar masalah lain yang tak kalah krusial, yaitu ketimpangan penguasaan kekayaan dan lahan yang menjadi lahan subur bagi praktik culas.
Lalu, apa obatnya? Mahfud MD menawarkan resep yang tegas dan tanpa kompromi. Ia tak bicara soal program pencegahan yang normatif, melainkan langsung ke jantung persoalan.
"Prioritas untuk menyelamatkan bangsa adalah menegakkan hukum dan keadilan," tegasnya.
Bagi Mahfud, pedang keadilan yang tajam dan tak pandang bulu adalah satu-satunya vaksin yang bisa menyelamatkan Indonesia.
Ini adalah sebuah penegasan bahwa tanpa penegakan hukum yang kokoh, semua program anti-korupsi hanya akan menjadi pajangan.
Kolaborasi pemikiran antara Slank sebagai representasi suara moral publik dan Mahfud MD sebagai ahli hukum tata negara menunjukkan satu benang merah yang jelas.
Perlawanan terhadap korupsi membutuhkan dua sayap untuk bisa terbang: teriakan keras dari jalanan melalui seni dan keberanian palu hakim di ruang pengadilan. Pesan mereka bergema kuat, perjuangan ini tak boleh lelah, tak boleh menyerah.
Baca Juga: Skandal Sritex Memanas! 8 Tersangka Baru Ditetapkan Kejagung, Kerugian Negara Triliunan Rupiah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
PDIP Jabar Siapkan Relawan Kesehatan Desa, Hasto Kristiyanto: Kemanusiaan di Atas Politik Elektoral