Ini adalah sebuah 'penyakit' yang bisa menginfeksi siapa saja, bahkan mereka yang awalnya masuk dengan niat tulus untuk mengabdi.
Mahfud menunjuk akar masalah lain yang tak kalah krusial, yaitu ketimpangan penguasaan kekayaan dan lahan yang menjadi lahan subur bagi praktik culas.
Lalu, apa obatnya? Mahfud MD menawarkan resep yang tegas dan tanpa kompromi. Ia tak bicara soal program pencegahan yang normatif, melainkan langsung ke jantung persoalan.
"Prioritas untuk menyelamatkan bangsa adalah menegakkan hukum dan keadilan," tegasnya.
Bagi Mahfud, pedang keadilan yang tajam dan tak pandang bulu adalah satu-satunya vaksin yang bisa menyelamatkan Indonesia.
Ini adalah sebuah penegasan bahwa tanpa penegakan hukum yang kokoh, semua program anti-korupsi hanya akan menjadi pajangan.
Kolaborasi pemikiran antara Slank sebagai representasi suara moral publik dan Mahfud MD sebagai ahli hukum tata negara menunjukkan satu benang merah yang jelas.
Perlawanan terhadap korupsi membutuhkan dua sayap untuk bisa terbang: teriakan keras dari jalanan melalui seni dan keberanian palu hakim di ruang pengadilan. Pesan mereka bergema kuat, perjuangan ini tak boleh lelah, tak boleh menyerah.
Baca Juga: Skandal Sritex Memanas! 8 Tersangka Baru Ditetapkan Kejagung, Kerugian Negara Triliunan Rupiah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!