Suara.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan bahwa mantan prajurit TNI AL yang diberitakan bergabung dengan militer Rusia dan kini ingin kembali ke Indonesia, sudah tidak lagi memiliki keterkaitan dengan institusi militer Indonesia.
Ia menyebut bahwa yang bersangkutan telah dipecat dari TNI AL akibat desersi atau tindakan meninggalkan tugas atau jabatan tanpa izin.
"Dia dipecat karena desersi dari TNI AL. Jadi dia tidak memilik hubungan dengan AL. Dia adalah sipil biasa," kata Dave kepada wartawan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/7/2025).
Dave juga menyinggung potensi hilangnya status kewarganegaraan Indonesia bagi yang bersangkutan, mengingat keterlibatannya dalam militer asing.
"Ketika dia bergabung untuk bertempur untuk negara lain, maka dia berpotensi kehilangan kewarganegaraannya," jelasnya.
Akan tetapi, mengenai status kewarganegaraan itu menjadi kewenangan dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Hukum. Dave menyebutkan kalau status kewarganegaraan mantan prajurit TNI AL itu hingga sekarang memang masih dipertanyakan.
"Kita kembalikan ke Kemlu dan Kementerian Hukum, apakah dia ini masih warga negara Indonesia sehingga masih berhak mendapatkan perlindungan atau sudah bukan lagi," ucapnya.
Sebelumnya, pada Mei 2025, publik Indonesia dikejutkan dengan beredarnya video mantan prajurit Korps Marinir TNI AL, Satria Arta Kumbara, yang muncul sebagai tentara bayaran di Rusia.
Setelah viral, Satria menyampaikan penyesalan dan permintaan kembali ke Tanah Air lewat media sosial, menyatakan ingin mengakhiri kontrak militernya di Rusia dan berharap status kewarganegaraannya dipulihkan .
Baca Juga: Berapa Gaji Satria Kumbara Jadi Tentara Bayaran Rusia? Mantan Marinir yang Nangis Ingin Pulang
Namun, masalah muncul saat TNI AL menegaskan bahwa Satria telah resmi diberhentikan tidak dengan hormat akibat desersi dan putusan Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada April 2023 telah berkekuatan hukum tetap.
Tentara Bayaran Rusia Satria Kumbara Ternyata Doyan Main Judol
Terungkap fakta baru di balik aksi nekat eks anggota marinir Satria Arta Kumbara menjadi tentara bayaran Rusia. Ternyata Satria Arta Kumbara terlilit utang karena hobi bermain judi online (judol).
Fakta soal Satria Arta Kumbara doyan main judol hingga terlilit utang pinjaman online alias pinjol diungkapkan oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI Endi Supardi.
Endi Supardi pun menyebut total utang pinjol Satria Arta mencapai ratusan juta rupiah.
Endi menduga Satria meminjam uang sebesar itu untuk menutupi gaya hidupnya yang terbilang hedonisme.
Karena kesulitan membayar utang, Endi akhirnya mencoba peruntungan dengan bermain judi online (judol). Niat hati uang hasil judol dipakai untuk membayar utang, Endi mengatakan Satria justru semakin merugi.
Berita Terkait
-
Donald Trump Menang Pilpres Lagi, Pimpinan Komisi I DPR Harap Hubungan RI-AS Dilanjutkan
-
Strategi Bahlil Berbuah 8 Menteri Buat Golkar, Dave Laksono: Kemampuan Beliau Melobi
-
Prabowo Gembleng Menteri di Akmil, Elite Golkar Sebut Sinyal Keras Tak Boleh Ada Pembangkang
-
Sebut Matra Siber TNI Tak Bisa Dibentuk Sekarang, Legislator Golkar Usul Di-carry Over ke Rezim Prabowo
-
Tolak Angkatan Siber TNI, Dave Laksono Soroti Penguatan SDM dan Infrastruktur Siber
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?