Suara.com - Pemerintah Provinsi Banten resmi melelang belasan kendaraan dinasnya, namun satu unit berhasil mencuri seluruh perhatian yakni Toyota Land Cruiser 100 series tahun 2006, yang merupakan mobil dinas bekas Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah.
Dengan harga pembukaan yang fantastis, lelang Land Cruiser Ratu Atut ini memicu perbincangan hangat di kalangan publik dan pecinta otomotif.
Namun, di balik harganya yang selangit, terungkap sejumlah fakta mengejutkan mengenai kondisi mobil Toyota Land Cruiser Ratu Atut Chosiah.
Berikut adalah 5 fakta penting yang perlu Anda ketahui tentang lelang Land Cruiser bersejarah ini:
1. Dilelang Mulai Rp628 Juta
Fakta pertama yang paling menjadi sorotan adalah harga pembukaannya. Berdasarkan pengumuman resmi dari Pemprov Banten, mobil ini dilelang dengan nilai limit atau harga awal sebesar Rp628.255.000.
Angka ini menempatkannya sebagai aset paling berharga di antara 16 unit kendaraan lain yang dilelang secara bersamaan.
Lelang ini sendiri merupakan bagian dari program efisiensi dan optimalisasi aset daerah yang dilakukan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten.
2. Kondisi Fisik Mengejutkan
Baca Juga: Dulu Jadi Tunggangan Ratu Atut, Kini Land Cruiser Legendarisnya Dilelang Apa Adanya, Minat?
Meskipun dijual dengan status "apa adanya", kondisi fisik Land Cruiser ini ternyata jauh dari kata usang.
Untuk sebuah mobil berusia hampir dua dekade, angka pada odometernya terbilang sangat rendah, yakni baru mencatatkan 143.107 kilometer.
Lebih dari itu, bagian interiornya dilaporkan masih sangat terawat dan "masih jos". Fitur-fitur seperti penyejuk udara (AC) yang masih dingin hingga sunroof yang berfungsi normal menunjukkan mobil ini mendapatkan perawatan prima selama masa baktinya.
Bahkan, kondisi bannya pun disebut masih sekitar 80 persen, menandakan mobil ini siap pakai tanpa perlu banyak perbaikan besar.
3. Harga Lelang Jauh di Atas Pasaran
Pertanyaan besarnya adalah, apakah harga Rp628 juta itu wajar? Jika dibandingkan dengan harga pasaran mobil sejenis di wilayah Banten, jawabannya adalah: harga lelang ini berada di atas rata-rata.
Berita Terkait
-
Dulu Jadi Tunggangan Ratu Atut, Kini Land Cruiser Legendarisnya Dilelang Apa Adanya, Minat?
-
Land Cruiser Ratu Atut Dilelang Mulai Rp628 Juta, Kemahalan? Ini Harga Pasaran Bekasnya di Banten
-
3 Fakta Penting Rafael Struick Resmi Berguru di Banten Bareng Dewa United
-
Rafael Struick Usai Curhat dengan Guru Patrick Kluivert dari Banten: Jujur Saya Belum...
-
Ratu Zakiyah Tumbangkan Trah Ratu Atut Chosiah di Serang, Raih 598.654 Suara
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499
-
Soal Begal Takut Tentara, DPR Ingatkan Proses Pidana Tetap di Tangan Polisi
-
Di Tengah Kenaikan Harga BBM, Bisakah Sampah Plastik Menjadi Sumber Energi Alternatif?
-
Menkes Minta RS dan Klinik Jujur Isi Sensus Ekonomi: Jangan Takut Data Dipakai untuk Pajak
-
Siapa 26 Tokoh Terlibat Korupsi MBG? Elza Syarief: Masih Tunggu Izin Sony Sonjaya
-
Tolak Tambahan Cukai, Koalisi Sipil Gelar Demo 'Rokok Murah' di Depan Kemenkeu
-
Gak Kapok! Bupati Muara Enim Edison Kembali Jadi Tersangka KPK di Kasus Suap BPK
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?