4. Lawan Penyimpangan Demokrasi Melalui Jalur Konstitusional
Melihat adanya dugaan penyimpangan seperti politik uang, intervensi aparat, hingga penggunaan fasilitas negara, Anies tidak menyerukan perlawanan di luar sistem. Sebaliknya, ia mendorong agar setiap pelanggaran dihadapi melalui mekanisme yang tersedia.
"Ketika ada penyimpangan dalam demokrasi, harus dilaporkan melalui proses konstitusional dan terus diperjuangkan," ujarnya.
Ini adalah ajakan untuk tidak diam, tetapi juga tidak anarkis. Menggunakan lembaga seperti Bawaslu hingga Mahkamah Konstitusi adalah cara beradab untuk menuntut pertanggungjawaban dan menjaga integritas proses demokrasi.
5. Jangan Bunuh Demokrasi, Tapi Koreksi Kekurangannya
Kekecewaan terhadap proses demokrasi sering kali melahirkan sinisme dan sikap apatis. Namun, Anies menawarkan pandangan yang berbeda. Baginya, solusi atas berbagai masalah demokrasi bukanlah dengan meninggalkan sistem itu sendiri.
Ia percaya bahwa "bukan mematikan demokrasi, tetapi terus menjaga dan mengkoreksi penyimpangan tersebut." Setiap penyimpangan yang terungkap, meski menyakitkan, harus dilihat sebagai momentum untuk perbaikan.
Demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang mampu belajar dari kesalahannya dan terus mengoreksi diri untuk menjadi lebih baik.
Baca Juga: Anies Baswedan Kuliti Borok Hukum dan Demokrasi RI: Investor Ogah Masuk, Rakyat Takut Ngomong
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
Terkini
-
Normalisasi Kali Ciliwung Dilanjutkan, Kadis SDA: Bisa Tekan Risiko Banjir 40 Persen
-
Eggi Sudjana Polisikan Roy Suryo Usai Bertemu Jokowi, Kuasa Hukum Singgung 'Kendali Solo'
-
KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Hadiah Nikah Rp1,5 Juta Tak Perlu Lapor, Batas Kado Kantor Dihapus
-
Kepala BGN: Publik Berhak Awasi Menu MBG, Kritik Viral Justru Jadi Teguran
-
Viral Curhat Chiki Fawzi Gagal Jadi Petugas Haji, Kemenhaj Tegaskan Diklat PPIH Bukan Jaminan Lolos
-
KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Madiun, Duit Puluhan Juta Rupiah Diamankan
-
Malam-Malam ke Jakarta, Mualem dan Emil Dardak Temui Seskab Teddy, Ada Apa?
-
Banjir Daan Mogot, Pemotor Nekat Lawan Arah hingga Picu Kemacetan
-
Jelang Vonis 60 Terdakwa Aksi Demo, PN Jakut Dipenuhi Karangan Bunga: Bebaskan Tahanan Politik!
-
Jumlah Pengungsi Banjir Sumatera Tersisa 111.788 Jiwa