Suara.com - Drama panjang terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kini memasuki babak baru. Terutama usai Jokowi menghadiri acara reuni UGM baru-baru ini.
Setelah ijazah aslinya resmi disita polisi, serangkaian peristiwa baru yang penuh intrik dan tudingan serius terus bermunculan, menyeret nama-nama besar dari rektor hingga jenderal.
Berikut adalah 5 fakta paling panas dari perkembangan terbaru kasus yang menyita perhatian publik ini:
1. Ijazah 5 Teman SMA Jokowi Ikut 'Diangkut'
Usai pemeriksaan di Solo, Polda Metro Jaya secara resmi menyita ijazah asli SMA dan Sarjana (S-1) milik Jokowi. Tak hanya itu, ijazah asli milik lima teman seangkatannya di SMAN 6 Surakarta juga ikut 'diangkut' sebagai bukti pembanding untuk uji forensik. Teman-teman Jokowi pun memberikan kesaksian mengharukan.
"Jadi pertanyaan itu apakah saudara mengenal tentang Pak Jokowi, kami tentunya menjawabnya sangat mengenal karena Pak Jokowi adalah teman kami dan lulus bersama-sama beliau," kata Sigit Hariyanto, salah satu teman SMA Jokowi.
2. Drama Mantan Rektor UGM: Bongkar Borok, Diancam, Lalu Minta Maaf
Mantan Rektor UGM, Prof. Sofian Effendi, sempat membuat geger setelah membongkar habis-habisan dugaan kejanggalan ijazah Jokowi, dari nilai jeblok hingga skripsi yang tak pernah diuji. Namun, hanya selang sehari, ia menarik semua ucapannya dan meminta maaf. Belakangan terungkap, ia mengaku mendapat ancaman akan dilaporkan ke Bareskrim oleh 'Jokowi Lovers'.
"Maka, saya meminta maaf atas pernyataan saya. Saya tidak mau harus berurusan dengan polisi soal ini, apalagi saya sudah berusia 80 tahun dan keluarga saya juga terganggu," ujar Prof. Sofian.
Baca Juga: Kesaksian Teman Jokowi di Reuni UGM: Naik Motor Sampai ke Gunung Bareng, Masih Dibilang Settingan?
3. Saksi Kunci di Reuni UGM Dituding 'Calo Terminal'
Kehadiran Jokowi di reuni angkatan 80 Fakultas Kehutanan UGM yang seharusnya menjadi ajang pembuktian, justru memicu polemik baru. Dokter Tifa menuding salah satu saksi kunci yang diwawancarai media, seorang pria bernama Mulyono, adalah sosok palsu.
“Ketahuan, ternyata Mulyono 'Alumni UGM bidang Ekonomi Manajemen' ini nama aslinya Wakidi, Calo Terminal Bis Tirtonadi Solo,” cuit Dokter Tifa. Tudingan ini seolah mendelegitimasi kesaksian para alumnus yang hadir.
4. Teman Kuliah Asli Buka Suara: 'Masak Teman Settingan, Sinting Apa!'
Geram dengan tudingan bahwa teman-teman Jokowi adalah 'settingan', alumnus UGM angkatan 80, Mustoha Iskandar, memberikan kesaksian emosional. Ia mengenang berbagai momen personal bersama Jokowi, dari boncengan motor hingga naik gunung bareng.
"Pasti Asli. Gimana enggak pasti, wong teman-temannya masih ada saksi hidup," kata Mustoha Iskandar. "Kita semua siap jadi saksi. Keterangan saksi itu adalah alat bukti nomor satu, masak kita mau berbohong. Temen settingan gila itu, enggak waras itu. Masak teman settingan hanya demi Jokowi. Sinting apa."
Berita Terkait
-
Demokrat Diduga Dalang di Balik Isu Ijazah Palsu Jokowi, Dendam Lama Bersemi Kembali?
-
Kesaksian Teman Jokowi di Reuni UGM: Naik Motor Sampai ke Gunung Bareng, Masih Dibilang Settingan?
-
Bukan Mulyono Tapi Wakidi, Dokter Tifa Sebut Teman Kuliah Jokowi di Reuni UGM Ternyata Calo Terminal
-
Ada SBY di Balik Isu Ijazah Palsu Jokowi? Partai Biru Jadi Kode
-
5 Fakta Pemeriksaan Jokowi dalam Kasus Ijazah Palsu
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
Terkini
-
Selat Hormuz Masih Terisolir, Produksi Minyak Kawasan Teluk Anjlok Hampir 7 Juta Barel!
-
Kondisi Terkini Terminal Kampung Rambutan: Penumpang Meroket, Harga Tiket Masih Normal
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, LPSK Berikan Perlindungan bagi Korban dan Saksi
-
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 10 Kg Ganja di Grogol, Dua Pemuda Ditangkap
-
Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari
-
DPR Dorong Kemenkes Pastikan Pengobatan Terbaik untuk Andrie Yunus
-
Patut Dicontoh! Gotong Royong Iuran JKN di DIY
-
Trump Minta Tolong China Buka Selat Hormuz, Chuck Schumer: Anda Bercanda?
-
Nyawa Pelajar Melayang Usai Bentrokan di Bandung, Menteri PPPA Soroti Keamanan Anak