Dengan jemaat yang tersebar dan kesulitan mengakses gereja utama di pusat kota, tempat ini menjadi tempat bagi pendidikan rohani anak-anak mereka. Niat baik itu kini dibalas dengan intimidasi.
Pendeta Dachi menyebut bahwa kegiatan belajar-mengajar ini sudah berlangsung cukup lama.
Keputusan untuk memusatkannya di satu lokasi adalah murni untuk memudahkan.
Namun, niat sederhana itu kini berbuah petaka. Komunitas yang hanya ingin beribadah dan mendidik anak-anaknya dengan tenang, kini hidup dalam ketakutan.
Peristiwa ini adalah pengingat yang menyakitkan bahwa korban paling rentan dari konflik orang dewasa adalah anak-anak.
Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, mengatakan sembilan orang terduga pelaku telah diamankan, dan jumlahnya kemungkinan bertambah.
Wali Kota Padang, Fadli Amran, menyebut insiden ini dipicu miskomunikasi antara warga dan pengelola rumah doa.
Ia meminta maaf atas kejadian tersebut dan menegaskan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama, serta menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada kepolisian.
Perlindungan terhadap mereka seharusnya menjadi prioritas utama, melampaui segala perbedaan.
Baca Juga: Rumah Doa Digeruduk: Anak-anak Jadi Korban Pemukulan di Padang
Bagikan artikel ini sebagai bentuk solidaritas Anda kepada para korban.
Apa langkah yang harus diambil pemerintah untuk memastikan pemulihan trauma anak-anak ini?
Suarakan pendapatmu di kolom komentar!
Berita Terkait
-
Rumah Doa Digeruduk: Anak-anak Jadi Korban Pemukulan di Padang
-
'Ini Bukan Wajah Minangkabau!', Wagub Sumbar Murka Rumah Doa Dirusak, 9 Pelaku Ditangkap Polisi
-
Semen Padang FC Latihan Intensif Tiap Hari, Ada Rencana Uji Coba Lagi?
-
Pulang Kampung, Pemain dengan Harga Rp 3,91 M Bergabung Semen Padang
-
Horor Cabut Gigi Berujung Buta, Polisi Stop Kasus, Komnas HAM Turun Tangan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan