Suara.com - Ketika membicarakan fenomena sound horeg di Indonesia, satu nama yang hampir pasti disebut sebagai tolok ukur adalah Brewog Audio.
Berbasis di Srengat, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Brewog Audio telah menjelma menjadi sebuah legenda hidup, ikon, dan "raja horeg" di hati para penggemarnya.
Di balik nama besar itu, ada sosok inspiratif bernama Muzahidin, yang lebih akrab disapa dengan panggilan Mas Bre.
Kisah Mas Bre dan Brewog Audio adalah cerminan dari sebuah gairah yang berubah menjadi kerajaan bisnis audio raksasa.
Perjalanan ini tidak dimulai dari latar belakang pendidikan elektro, melainkan dari ketertarikan Mas Bre saat melihat karnaval sound system pada tahun 2017.
Berawal dari sekadar menyewa, ia kemudian bertekad membangun sound system sendiri dengan tujuan untuk pemakaian pribadi.
Dengan modal tekad dan belajar secara otodidak melalui video-video di YouTube, Mas Bre mulai merakit perangkat audionya dari nol.
Debut perdana Brewog Audio di sebuah karnaval lokal pada akhir tahun 2018 langsung mencuri perhatian dan menjadi buah bibir.
Salah satu momen yang melambungkan namanya adalah ketika getaran bass dari sound system-nya berhasil memecahkan kaca sebuah bangunan, yang justru membuatnya semakin dikenal luas.
Baca Juga: Watt Gila-gilaan! Bagaimana Sound Horeg Menggetarkan Jawa Timur dengan Puluhan Ribu Watt?
Keunikan Brewog Audio tidak hanya terletak pada volume suaranya yang menggelegar, tetapi pada kualitas dan karakter suara yang dihasilkannya.
Mas Bre fokus pada perakitan sistem audio raksasa yang tidak hanya keras, namun juga memiliki detail suara yang jernih dan bass yang solid.
Strategi pemasarannya yang cerdik, dengan fokus pada penampilan visual yang megah dan spesialisasi pada musik-musik DJ, membuatnya berbeda dari yang lain.
Kini, Brewog Audio bukan hanya sekadar penyedia jasa sewa, tetapi telah menjadi trendsetter dan acuan bagi ratusan komunitas sound horeg lainnya di Jawa.
Reputasinya bahkan telah melintasi batas negara, meski secara tidak langsung.
Melalui kanal YouTube dan media sosial yang memiliki ratusan ribu pengikut, video-video aksi Brewog Audio ditonton oleh para pencinta audio dari berbagai belahan dunia
Berita Terkait
-
Watt Gila-gilaan! Bagaimana Sound Horeg Menggetarkan Jawa Timur dengan Puluhan Ribu Watt?
-
Tertarik Nonton Karnaval Sound Horeg? Ini Tips Menikmatinya dengan Aman dan Nyaman
-
Dari Dangdut Koplo ke DJ TikTok: Ini Jenis Musik yang Wajib Diputar agar Karnaval Sound Horeg Pecah
-
Dulu Andalan Shin Tae-yong, Eks Striker Timnas Indonesia Kini Punya Usaha Sound Horeg
-
Sering Dipakai untuk Salawat Hingga Perayaan Islam, Ini Hukum Mendengarkan Sound Horeg Menurut Ulama
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Kewenangan Daerah Terbentur UU Sektoral, Gubernur Papua Selatan Minta Otsus Direvisi
-
Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak
-
Mabes TNI Akui Sudah Temui Pedagang Es Sudrajat, Harap Polemik Tak Berlanjut
-
Saksi Sebut Mantan Direktur SMP Kemendikbudristek Minta Bantuan Bawahan untuk Lunasi Rumah
-
Harga Kelapa Dunia Melemah, ICC Sebut Dipengaruhi Faktor Ekonomi dan Geopolitik
-
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Sangat Lebat Berpotensi Guyur Jakarta Hari Ini
-
Alarm Kesehatan: Wamenkes Soroti Lonjakan Kasus Kanker Serviks di Usia 30-an
-
Maktour dalam Kasus Kuota Haji: Saksi atau Terlibat?
-
Fitnah Es Gabus Berbahan Spons, DPR Tegaskan Minta Maaf Saja Tak Cukup, Oknum Aparat Harus Disanksi!
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang