“Tidak ada cedera atau kerusakan yang dilaporkan sejauh ini, dan tidak ada pergeseran di pabrik nuklir,” kata Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshimasa Hayashi.
Tsunami Mencapai Indonesia
Gempa dahsyat yang melanda Rusia juga ternyata berdampak higga ke Indonesia.
Badan Geofisika Indonesia mengeluarkan peringatan bahwa gelombang tsunami kurang dari 0,5 meter dapat mencapai beberapa bagian Indonesia pada 30 Juli sore setelah gempa bumi yang melanda Rusia.
Tsunami dapat mencapai beberapa kota pesisir dan kota -kota di wilayah Papua, provinsi Maluku Utara dan provinsi Gorontalo, kata agensi itu dalam sebuah pernyataan.
Fakta-fakta Semenanjung Kammchatka
Sebagai informasi, Semenanjung Kamchatka dan wilayah Timur Jauh Rusia memang terletak di zona Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire)
Wilayah tersebut aktif secara geologis yang rentan terhadap gempa bumi besar dan letusan gunung berapi.
Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia mengatakan bahwa bencana gempa yang baru terjadi adalah salah satu gempa terkuat yang melanda wilayah tersebut sejak 1952.
Baca Juga: Sejumlah Orang Dipastikan Terluka, Berapa Jumlah Korban Gempa Rusia?
Meski kondisi kini sudah jauh lebih aman, namun pejabat setempat mengatakan bahwa kemungkinan adanya gempa susulan dengan intensitas yang cukup sering.
"Gempa susulan saat ini sedang berlangsung, intensitas mereka akan tetap cukup tinggi. Namun, getaran yang lebih kuat tidak diharapkan dalam waktu dekat. Situasinya terkendali." kata Danila Chebrov, direktur cabang Kamchatka dari Layanan Geofisika, di Telegram.
Kontributor : Rizka Utami
Tag
Berita Terkait
-
Tsunami Rusia Ancam Indonesia: Kecepatannya di Laut Dalam Tembus 800 Km per Jam, Setara Pesawat Jet!
-
BMKG Ingatkan Masyarakat Tak Remehkan Imbas Gempa Rusia: Tsunami 50 Cm Bisa Membunuh!
-
Sejumlah Orang Dipastikan Terluka, Berapa Jumlah Korban Gempa Rusia?
-
Peringatan Keras Donald Trump Usai Gempa Rusia 8,7 M Ancam Pesisir Amerika
-
Gempa 8,7 M Guncang Rusia, Gelombang Tsunami 3 Meter Ancam Pesisir Jepang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
Terkini
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Prabowo Dijadwalkan Bertemu Donald Trump di AS, Bahas Tarif Impor dan Board of Peace
-
Kemensos - BGN Matangkan Program MBG Lansia dan Disabilitas
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta