Soliditas ini krusial sebagai modal utama untuk menghadapi agenda-agenda politik berikutnya, terutama dalam memposisikan diri terhadap pemerintahan baru.
2. Pasang 'Mata Elang' untuk Anggaran, PDIP Ambil Peran Pengawas Kritis
Jika pesan pertama bersifat internal, maka pesan kedua adalah tentang peran eksternal partai. Puan secara eksplisit menugaskan seluruh anggota dewan dari fraksi PDIP untuk menjadi pengawas yang aktif dan kritis terhadap program serta anggaran pemerintah.
Ini adalah sinyal paling jelas bahwa PDIP akan mengambil posisi sebagai kekuatan penyeimbang (balancing force) yang vokal. Mereka tidak akan segan "menguliti" setiap kebijakan anggaran untuk memastikan alokasinya benar-benar pro-rakyat.
“Bagaimana kita bisa bersama-sama menjalankan program-program pemerintah yang sudah mulai akan turun supaya bisa diawasi. Semoga memang sebesar-besarnya untuk rakyat Indonesia,” tegas Puan.
Instruksi ini menempatkan kader-kader PDIP di parlemen, baik di pusat maupun daerah, sebagai garda terdepan untuk mengawal jalannya pemerintahan.
Bagi anak muda dan pemilih kritis, langkah ini bisa menjadi daya tarik, menunjukkan bahwa ada partai yang serius menjalankan fungsi check and balances.
3. Introspeksi Menyakitkan, Mengurai Kembali Kesalahan Pemilu 2024
Arahan Puan ternyata tidak hanya berisi instruksi ke depan, tetapi juga ajakan untuk menengok ke belakang. Gema evaluasi atas hasil Pemilu 2024 terdengar kuat dalam pertemuan tersebut.
Baca Juga: Sinyal Kuat dari Bali: Megawati Instruksikan PDIP Dukung Pemerintah
Hal ini terkonfirmasi dari penuturan salah satu peserta, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Ketut Suryadi.
Menurut politisi yang akrab disapa Ketut Boping itu, Puan mendorong para kader untuk melakukan evaluasi dan introspeksi diri secara mendalam. Tujuannya satu, agar kesalahan strategi yang sama tidak terulang di Pemilu 2029.
“Introspeksi diri, evaluasi diri, mengurai kembali kesalahan-kesalahan yang kemarin. Agar tidak terulang menyongsong pemilu 2029,” ungkap Suryadi.
Lebih jauh, Suryadi bahkan memberikan analisis tajam yang kemungkinan besar menjadi bahan diskusi di dalam forum.
Ia menyoroti kemungkinan program-program partai yang kurang relevan dengan kebutuhan riil masyarakat.
“Mungkin kita kurang kontekstual terhadap program yang kita buat, gak substantif terhadap kebutuhan publik, kan bisa jadi,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Sinyal Kuat dari Bali: Megawati Instruksikan PDIP Dukung Pemerintah
-
Megawati di Simpang Jalan: Idealisme Partai atau Realitas Politik?
-
Pakar Sebut Upaya Gembosi Suara PDIP jadi 7 Persen di Pemilu Bukan Perkara Mudah, Apa Maksudnya?
-
Vonis Hasto Terlalu Ringan, KPK Langsung Banding! Kubu Sekjen PDIP Galau, Lawan Balik atau Pasrah?
-
PDIP Gelar Rapat Akbar Tertutup di Bali, Sinyal Megawati Tentukan Arah Partai?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan