Suara.com - Pemandangan lapak-lapak penjual bendera di pinggir jalan menjadi penanda bahwa Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia sudah di depan mata.
Namun, di balik semarak warna Merah Putih, ada cerita perjuangan, prinsip, dan realita ekonomi yang tak semeriah kelihatannya.
Kisah Yanti (46), seorang pedagang di Cibinong, menjadi potret kecil dari getirnya nasib para penjaga semangat kemerdekaan ini. Di tengah viralnya bendera "One Piece", ia dan pedagang lainnya justru menghadapi kenyataan pahit.
Berikut adalah 4 fakta pilu dari perjuangan mereka tahun ini.
1. Prinsip di Atas Cuan: Tolak Jual Bendera 'One Piece'
Fenomena viral bendera kru bajak laut Topi Jerami dari anime "One Piece" menjadi godaan bisnis tersendiri. Namun, bagi Yanti, momen 17 Agustus adalah sakral untuk Merah Putih.
Ia dengan tegas menolak menjual bendera lain demi menjaga marwah perayaan kemerdekaan, meskipun itu berarti kehilangan potensi keuntungan.
"Merah putih aja, sekarang mah merdeka. Ga ibu mah, merah putih aja lah, ini kan mau nyambut 17 Agustus," kata Yanti.
2. Omzet Terjun Bebas Hingga 50 Persen
Baca Juga: Jeritan Pedagang Bendera, Tolak Jual Bendera 'One Piece', Omzet Malah Terjun Bebas 50 Persen
Setelah enam tahun rutin berjualan, Yanti merasakan tahun ini sebagai yang paling berat. Daya beli masyarakat yang menurun drastis membuat omzetnya anjlok hingga separuhnya. Keluhan ini menjadi cerminan kondisi ekonomi yang lebih luas.
"Menurun sekarang mah, banyak yang bilang 'bu turunin harga bendera', kan setahun sekali ini mah. Dari sana nya tetep segitu, tapi ada yang beli menurun, merosot 50 persen," keluhnya.
3. Pukulan Telak di Hari Pertama, 13 Jam Kerja, Cuma Dapat Rp10 Ribu
Fakta ini mungkin yang paling membuat miris. Di hari pertamanya membuka lapak dari pukul 6 pagi hingga 7 malam—total 13 jam kerja—pendapatan yang ia bawa pulang hanya cukup untuk sekali makan.
"Dapat 10 ribu, pas awal jualan dari jam 6 sampe jam 7 malem," ungkapnya.
Angka ini menunjukkan betapa sulitnya kondisi yang ia hadapi tahun ini, di mana keringatnya hanya dihargai sangat sedikit.
Tag
Berita Terkait
-
Jeritan Pedagang Bendera, Tolak Jual Bendera 'One Piece', Omzet Malah Terjun Bebas 50 Persen
-
Kontras! Beda Pandangan Dasco dan BG Soal Bendera One Piece
-
Dasco: Bendera One Piece Simbol Persahabatan Nakama, Jangan Dibenturkan dengan Merah Putih
-
Heboh Bendera One Piece di HUT RI, Apa Maknanya Sebenarnya?
-
Bendera One Piece Berkibar Jelang 17 Agustus, Foto Anies Bareng Nakama Tuai Sorotan: Ternyata Dia..
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review
-
Rumah Mewah Bertingkat di Semarang Disita KPK, Nama Fadia Arafiq Terpampang di Plang
-
Celios Desak Prabowo Evaluasi Budiman Sudjatmiko: Minim Kontribusi, Malah Ribut di Kampus
-
BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo
-
Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun
-
Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons
-
Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...
-
Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah
-
Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan
-
Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG