Suara.com - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan beberapa program bantuan sosial (bansos) segera disalurkan bulan Agustus 2025 ini. Kabar ini jadi kepastian terkait komitmen pemerintah dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, mulai dari bantuan pangan hingga jaminan kesehatan. Berikut adalah rangkuman informasi terbaru yang penting untuk diketahui oleh para penerima manfaat.
Bantuan Khusus untuk Keluarga Rentan Stunting
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan khusus untuk keluarga yang terdaftar sebagai Keluarga Rentan Stunting (KRS). Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menekan angka stunting di Indonesia. KPM yang termasuk dalam kategori ini akan menerima bantuan non-tunai berupa 6 ekor ayam karkas dan 60 butir telur.
Bantuan ini disalurkan sekaligus untuk periode 6 bulan, yaitu Januari hingga Juni. Bagi Anda yang merasa berhak namun belum menerima undangan, disarankan untuk segera mencari informasi lebih lanjut ke pemerintah daerah setempat.
Tambahan Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Rp42 Ribu per Bulan
Selain bantuan pangan, ada juga tambahan bantuan berupa iuran gratis untuk BPJS Kesehatan sebesar Rp42.000 per bulan. Bantuan ini dibayarkan oleh pemerintah untuk KPM yang terdaftar dalam program KIS PBI JKN. Dengan bantuan ini, penerima dapat memanfaatkan layanan kesehatan di Puskesmas, klinik, atau rumah sakit secara gratis tanpa perlu khawatir membayar iuran bulanan. Skema pembayaran bantuan ini bisa berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tergantung kebijakan wilayah masing-masing.
Jadwal Pencairan PKH dan BPNT via Kartu KKS
Banyak KPM yang menantikan pencairan PKH dan BPNT untuk periode Juli hingga September. Meskipun belum ada tanggal pasti, ada beberapa pembaruan penting yang perlu diperhatikan. Untuk KPM yang sudah memiliki Kartu KKS murni, proses verifikasi dan validasi untuk pencairan tahap ketiga diperkirakan akan dimulai sekitar 31 Agustus 2025.
Sementara itu, bagi KPM yang mengalami peralihan dari PT Pos Indonesia ke kartu KKS, prosesnya masih dalam tahap verifikasi dan validasi yang dikenal dengan istilah burkol. Jadi, para penerima diimbau untuk bersabar menunggu proses ini selesai agar pencairan dapat dilakukan.
Baca Juga: Cara Mengaktifkan Kartu BPJS Kesehatan Lewat Hp, Pakai Whatsapp dan Tenpa Internet
Cara Pendaftaran DTKS sebagai Syarat Utama Bansos
Untuk bisa mendapatkan bansos di atas, Anda harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Kementerian Sosial. Berikut adalah cara mudah untuk mendaftar DTKS, baik secara online maupun offline:
Pendaftaran Online Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh Aplikasi: Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari Google Play Store.
- Buat Akun: Buka aplikasi dan pilih "Buat Akun Baru".
- Isi Data Diri: Lengkapi data yang diperlukan seperti NIK, KK, nama lengkap, dan informasi kontak.
- Unggah Foto: Unggah foto e-KTP dan swafoto sambil memegang e-KTP.
- Verifikasi Akun: Tunggu email verifikasi dari Kemensos dan ikuti petunjuknya.
- Daftar Usulan: Setelah akun aktif, masuk ke aplikasi dan pilih "Daftar Usulan".
- Lengkapi Data: Isi data diri dan pilih jenis bantuan sosial yang ingin diajukan.
Pendaftaran Offline di Kantor Kelurahan/Desa:
- Kunjungi Kantor: Datang langsung ke kantor kelurahan atau desa setempat.
- Bawa Dokumen: Bawa KTP dan KK sebagai dokumen pendukung.
- Ajukan Permohonan: Sampaikan kepada petugas bahwa Anda ingin mendaftar DTKS.
- Musyawarah dan Verifikasi: Data Anda akan dibahas dalam musyawarah desa/kelurahan untuk menentukan kelayakan, lalu diverifikasi lebih lanjut oleh Dinas Sosial, termasuk kunjungan ke rumah.
- Pastikan data yang Anda berikan valid agar proses verifikasi berjalan lancar dan bantuan tepat sasaran.
Berita Terkait
-
Cara Daftar DTKS Agustus 2025 Agar Dapat Bansos KIP-K, PKH, BPNT dan KJP Plus
-
CEK FAKTA: Utang Rp 330 Miliar Pemprov Jabar ke BPJS Belum Lunas, Masih Dibahas di DPRD
-
Bansos Dikurangi? Pemerintah Fokus Pemberdayaan, Siap-siap Dievaluasi Setiap 5 Tahun!
-
4 Bansos Cair Agustus 2025, Begini Cek Daftar Bantuan Sosial yang Disalurkan Pemerintah!
-
Cara Mengaktifkan Kartu BPJS Kesehatan Lewat Hp, Pakai Whatsapp dan Tenpa Internet
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?
-
Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit
-
Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol
-
DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik
-
Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas
-
Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi
-
Kebakaran Rumah Kontrakan di Sunter Agung Jakarta Utara, Satu Keluarga Diselamatkan
-
Kronologis Pesawat Air Canada Tabrak Kendaraan saat Mendarat di Bandara LaGuardia
-
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang