Tak butuh waktu lama, tim gabungan dari Polsek Sario, Tim Resmob Polresta Manado, dan Tim Resmob Polda Sulut berhasil meringkus kedua pelaku di rumah salah satu tersangka di Kelurahan Sario Kota Baru.
Dari tangan mereka, polisi menyita tiga bilah pisau sebagai barang bukti.
Ironisnya, salah satu pelaku, ES alias Ervan, diketahui merupakan seorang residivis yang sebelumnya telah dua kali masuk penjara karena kasus pembunuhan.
Hal ini memunculkan pertanyaan besar tentang efektivitas sistem hukum dan pembinaan narapidana di Indonesia.
Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, mengonfirmasi penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa proses hukum akan terus berjalan.
"Dua pelaku kini telah ditangkap dan akan menjalani proses hukum," kata Irham.
Cucu "9 Naga Sulut" yang Baik Hati
Di balik tragedi ini, terungkap bahwa Joel Alberto Tanos bukanlah sosok biasa. Ia merupakan cucu dari pemilik PT Marga Dwita Guna, sebuah perusahaan konstruksi besar.
Keluarganya dikenal sebagai bagian dari "9 Naga Sulut," sebuah julukan informal untuk kelompok pengusaha paling berpengaruh di Manado.
Baca Juga: 8 Fakta Brigadir Nurhadi Tewas Saat Pesta di Villa Lombok, Dibunuh Ulah Cium Wanita Sewaan Atasan?
Meskipun berasal dari keluarga terpandang, Joel dikenal sebagai pribadi yang baik hati.
Kepergiannya yang mendadak meninggalkan duka yang sangat mendalam, tidak hanya bagi keluarga tetapi juga bagi teman-teman dan masyarakat yang mengenalnya.
Berita Terkait
-
Tragis! Dikeroyok Teman Satu Tongkrongan, Luis Tewas di Depan Masjid usai Pesta Miras
-
Kakek Joel Tanos Punya Perusahaan Apa? Ini Profil PT Marga Dwita Guna
-
Kronologi Joel Tanos Tewas Ditikam Setelah Pergoki Pacar Pesta Miras dengan Pria Lain
-
Profil Meyling Tampi, Istri 9 Naga Sulut dan Nenek Joel Alberto Tanos Ampuni Pembunuh Cucunya
-
Jejak Kriminal Pembunuh Joel Tanos Cucu 9 Naga Sulut, Pernah Habisi Nyawa Pegawai Bank hingga Ojol!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?
-
Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran Menghentikan Evakuasi Kapal IMO