Suara.com - Seorang pemuda asal Sulawesi Utara (Sulut), Joel Alberto Tanos (18) menjadi korban penikaman pekan lalu. Pemuda ini adalah cucu dari taipan berpengaruh di Sulut, Tony Tanos. Kakek Joel ini disegani karena memiliki perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, dan menguasai pasar wilayah Indonesia Timur.
Reputasi Tony Tanos ini terbukti dengan kehadiran sejumlah tokoh penting di hari pemakaman sang cucu. Sebut saja Mantan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wali Kota Manado Andrei Angouw, serta mantan Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, serta pejabat lainnya.
Kakek Joel Tanos menjadi bagian dari “9 Naga Sulut” deretan pebisnis paling berpengaruh di kota tersebut. Tak sembarang pebisnis dapat masuk ke lingkaran 9 Naga Sulut. Dua faktor yang paling mempengaruhi adalah jumlah kekayaan serta besarnya pengaruh. Lantas apa saja gurita bisnis milik Tony Tanos?
Kakek Joel Tanos kuasai bisnis konstruksi di Indonesia Timur
Tony Tanos punya sederet aset yang mendatangkan cuan berlimpah. Ia menguasai bisnis konstruksi di kawasan Indonesia Timur melalui PT Marga Dwita Guna.
Perusahaan ini bergerak di bidang konstruksi dan memegang berbagai proyek besar di kota-kota seperti Manado. Proyeknya mencakup gedung-gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, sekolah, hingga dermaga dan bendungan. Saking banyaknya proyek, perusahaan mampu menyediakan ratusan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Dikutip dari laman resminya, PT Marga Dwita Guna telah berdiri sejak tahun 1993. Bisnis milik kakek Joel Tanos tersebut terbukti telah bertahan puluhan tahun melewati berbagai krisis ekonomi. Tak heran jika bisnis Tony Tanos bisa besar. Ia memanfaatkan berbagai peluang untuk bisa menjadi kontraktor umum di Manado.
Berbagai proyek besar seperti pembangunan gedung, fasilitas pendidikan, dermaga hingga jalan dan jembatan di Manado turut dipercayakan ke PT Marga Dwita Guna. Rekam jejak dari PT Marga Dwita Guna juga sangat mentereng dan telah menjalankan 100 proyek besar dan mengantongi segudang sertifikasi internasional yakni ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, dan ISO 37001.
Cucunya ditikam oleh residivis
Baca Juga: Kenapa Disebut 9 Naga? Tragedi Tewasnya Joel Tanos Cucu '9 Naga Sulut' Jadi Sorotan
Sosok 'Crazy Rich Manado' tersebut kehilangan cucu kesayangannya yang tewas di tangan seorang residivis. Cucu Tony yang bernama lengkap Joel Alberto Tanos tersebut awalnya hendak menghampiri sang pacar.
Berdasarkan keterangan dari Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, dikutip Kamis (7/8/2025), pacar Joel Tanos tengah nongkrong bersama rekan-rekan pria. Joel menghampiri rumah yang berlokasi di Jalan Sion, Kelurahan Sario, Manado dan mendapati sang pacar tengah mabuk-mabukan bersama sejumlah pria lain pada Senin (4/8/2025) pagi.
Sontak, Joel mendobrak pintu rumah dan mengenai beberapa orang. Adapun Joel akhirnya terlibat dengan adu mulut dengan rekan-rekan pacarnya, yang masing-masing berinisial AMR alias Abdul (29) dan ES alias Ervan (27).
Salah seorang rekan dari pacar Joel mengeluarkan sebilah pisau di tengah keributan tersebut. Ada seorang residivis kasus pembunuhan berusia 27 tahun bernama NDS alias Nasio yang membawa sebilah pisau.
"Adu mulut terjadi antara salah satu pelaku dengan korban hingga berujung perkelahian. Melihat temannya sedang berkelahi dengan korban, pelaku lainnya mencabut pisau lalu menikam dada kiri, leher depan korban," jelas Kombes Pol Irham Halid, diterima Kamis (7/8/2025).
Joel sempat dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan gawat darurat. Nahas, luka yang dialami oleh Joel sudah begitu parah dan nyawanya tak tertolong.
Berita Terkait
-
Kronologi Joel Tanos Tewas Ditikam Setelah Pergoki Pacar Pesta Miras dengan Pria Lain
-
Profil Meyling Tampi, Istri 9 Naga Sulut dan Nenek Joel Alberto Tanos Ampuni Pembunuh Cucunya
-
Jejak Kriminal Pembunuh Joel Tanos Cucu 9 Naga Sulut, Pernah Habisi Nyawa Pegawai Bank hingga Ojol!
-
Cemburu Butakan Pewaris 9 Naga Sulut, Hidup Joel Tanos Berakhir Tragis di Tangan Warga Biasa
-
Tragedi Berdarah Ini Bongkar Misteri '9 Naga Sulut', Ada Kekuatan Tersembunyi di Manado?
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang
-
Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi
-
Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M
-
Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo
-
Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS
-
Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan