Suara.com - Seorang warga sipil bernama Yohanes Entamoi (39) ditemukan tewas dengan luka berat akibat kekerasan senjata tajam di area Kali Merah, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Rabu, (6/8/2025).
Satgas Operasi Damai Cartenz langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Dekai.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka akibat sabetan senjata tajam di bagian leher, wajah, lengan kanan, dan luka sobek di jari telunjuk kiri.
Korban diketahui beralamat di Permukiman Jalur 3 dan bekerja sebagai buruh swasta.
Berdasarkan keterangan saksi mengatakan, jika dirinya bersama korban sedang membangun kios di lokasi kejadian.
Namun seketika dua orang tak dikenal langsung menyerang mereka. Korban sempat melarikan diri ke belakang rumah, sementara saksi berhasil menendang salah satu pelaku sebelum melarikan diri dan meminta pertolongan ke Polres Yahukimo.
Sementara saksi lainnya yang berinisial N, mengatakan, saat kejadian ia sedang berada di dalam rumah yang berdekatan dengan lokasi pembangunan kios.
Ia mendengar teriakan minta tolong dan melihat dua orang tak dikenal mengejar tukang ke arah belakang rumah.
Salah satu pelaku sempat mengancam saksi dengan kapak, namun kemudian kembali mengejar korban.
Baca Juga: Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Masih Janggal? DPR Desak Audit Forensik Independen
Merasa terancam, saksi langsung meninggalkan rumah dan melaporkan kejadian ke pihak kepolisian.
Saat melakukan olah TKP, tim menemukan sejumlah sejumlah barang bukti berupa pakaian korban, kacamata, ikat pinggang, topi, dan masker.
Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Faizal Ramadhani mengatakan, pihaknya bakal mengusut tuntas kasus ini.
Dirinya juga mengaku, tidak bakal mentolerir tindakan kriminal yang mengancam keselamatan masyarakat sipil.
“Tim telah diterjunkan untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan memastikan pelaku segera ditangkap serta diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Faizal, dalam keterangannya, Rabu (6/8/2025).
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo menuturkan, jika dalam dua hari terakhir, telah terjadi dua aksi kekerasan terhadap masyarakat pendatang di kota dekai, Yahukimo, papua Pegunungan.
Berita Terkait
-
Tragis! Driver Ojol Tewas Ditabrak Pengemudi Mobil Listrik di Antasari Jaksel
-
Pamer Kondom - Pelumas saat Rilis Kasus Diplomat Arya Daru, Polda Metro Kena Sentil: Offside!
-
Burnout Renggut Nyawa Diplomat Muda: DPR Desak Kemenlu Benahi Dukungan Kesehatan Mental!
-
Dinyatakan Tewas Bunuh Diri, Komisi III Soroti Polisi Tak Tutup Kasus Diplomat Arya Daru, Kenapa?
-
Polisi Sebut Arya Daru Bunuh Diri, Profesor Kiki: Case Closed Selain Itu Cuma Gosip
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta
-
Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam