Suara.com - Misteri 'orang besar' di balik tudingan ijazah palsu Jokowi menjadi spekulasi liar.
Pentolan relawan Jokowi, Silfester Matutina, memberikan sebuah kode, dalangnya berasal dari 'partai biru' yang belum bisa move on dari kekalahan Pilpres 2024.
Kode ini sontak memicu spekulasi liar yang mengarah pada partai berwarna biru di kancah politik nasional.
Dalam sebuah dialog di KompasTV, Silfester membenarkan bahwa clue 'biru' yang ia maksud adalah sebuah partai politik.
"Iya, bisa jadi partai politik, dan memang kita sudah tahu ya kan saat ini pun mereka sudah mulai mempersiapkan calonnya, sudah membentuk elemen-elemen di berbagai daerah, sudah gitu loh" kata Silfester.
Menanggapi hal ini, pakar Telematika sekaligus terlapor kasus dugaan pencemaran nama baik tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo membantah pernyataan pihak Jokowi yang menyebut ada ‘orang besar’ di balik kasus tersebut.
Roy Suryo membantah adanya orang besar yang mengorkestrasi dugaan ijazah palsu Jokowi.
“Sama sekali enggak ada (orang besar di belakang saya), jadi ini benar – benar ngaco ya,” ujar Roy.
“Makanya tadi saya bilang kalau sudah pernah jadi petinggi negara itu harusnya tutur katanya itu diatur. Jangan celometan kayak gini, ini kan celometan kan, bekas presiden kok celometan,” tambahnya.
Baca Juga: Eks Intelijen Sebut AdaRapat Gelap Kepada Prabowo, Mulai Pekanbaru, Bali Hingga Ambon
Menurut Roy, pernyataan tersebut justru mengindikasikan kesengajaan untuk memperpanjang polemik ini.
“Karena dia kemudian membuat, memancing orang – orang untuk berpendapat, itulah yang Namanya tidak negarawan,” ujarnya.
“Jadi menurut saya, ini enggak bijak, kekanak – kanakan, childish dan justru memecah belah bangsa ini,” tambahnya.
Sebelumnya, Jokowi menuding ada agenda terselubung yang sengaja dihembuskan di balik dua isu politik yang menyudutkan dirinya dan keluarganya.
Jokowi menyebut ada tokoh besar yang membuat tudingan ijazah palsu hingga wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat ditemui di kediamannya di Solo, pada Jumat 25 Juli 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733