Suara.com - Suporter Persija Jakarta, JakMania, mengeluhkan mahalnya harga tiket pertandingan di Jakarta International Stadium (JIS) yang dinilai tidak sebanding dengan kenyamanan fasilitas di dalam stadion.
Mereka membandingkan tarif tersebut dengan stadion lain yang pernah digunakan Macan Kemayoran.
Anggota JakMania, Rejiva Rendy Baskoro, menyebut bahwa Harga tiket pertandingan Persija di JIS merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia.
Namun menurutnya, pelayanan dan kenyamanan di stadion tersebut belum memadai.
"Harga tiket di JIS mungkin salah satu paling tinggi di Indonesia, namun memang kenyamanan suporter belum sepenuhnya didapat," kata Rejiva kepada Suara.com, Jumat (8/8/2025).
Rejiva mencontohkan, di beberapa stadion lain seperti Stadion Patriot Bekasi dan Wibawa Mukti Cikarang, tiket tribun ekonomi biasanya dijual di bawah Rp100 ribu.
Sementara di JIS, tiket dengan kategori serupa bisa menyentuh angka di atas Rp100 ribu, bahkan mencapai Rp150 ribu saat laga besar.
"Stadion lain kebanyakan tribun ekonomi di bawah 100 ribu," ungkapnya.
Menurut Rejiva, persoalan harga tiket tinggi belum diimbangi dengan pengalaman menonton yang nyaman. Ia menyoroti desain tribun utara JIS yang terdiri dari tiga tingkat.
Baca Juga: BRI Super League: Van Basty Sousa Butuh Dukungan Jakmania Sepanjang Musim
Desain ini kerap menimbulkan kekacauan karena banyak penonton memaksakan diri berpindah tribun.
"Karena tribun utara terbagi tiga tier, dan nggak seluas tribun utara GBK yang tier satunya besar, kadang masih banyak penonton yang tiketnya bukan di utara, mereka loncat pagar buat bisa nonton di utara," ujar dia.
Tak hanya itu, Rejiva menilai pengawasan di dalam stadion juga belum optimal. Ia menyebut jumlah steward atau petugas keamanan belum cukup untuk mengendalikan pergerakan penonton.
"Pengawasan dari steward masih terbatas," tambahnya.
Selain itu, Rejiva juga menyoroti persoalan sirkulasi udara di dalam stadion. Menurutnya, saat tribun dalam keadaan penuh, banyak penonton merasa kepanasan dan pengap.
"Kalau tribun padat, pengap dan gerah, karena sirkulasi udara dan anginnya juga kurang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Link Jadwal dan Lokasi SKD SPMB-PM PKN STAN 2025
-
JakMania Blak-blakan Tolak JIS jadi Kandang Timnas: Gak Ideal!
-
JIS Rebutan Banyak Pihak? JakMania Sentil Pedas Gubernur: Jangan Lupa Janji Awal
-
Nyala di Tribun! Nama dan Kisah Suporter 18 Klub BRI Super League 2025
-
5 Fakta Maxwell Souza, Si Penyihir Sayap Brasil yang Baru Direkrut Persija
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan