Suara.com - Klaim bangga Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bahwa Jakarta International Stadium (JIS) kini jadi rebutan banyak pihak, langsung disambut sentilan pedas dari suporter Persija Jakarta, JakMania. Mereka mengingatkan Pramono agar tidak lupa janji awal; JIS adalah rumah bagi Persija, bukan sekadar venue komersial.
Tak hanya itu, JakMania juga secara blak-blakan membongkar borok infrastruktur JIS yang dinilai masih jauh dari kata siap untuk menampung puluhan ribu penonton.
Anggota JakMania, Rejiva Rendy Baskoro, menyoroti kondisi infrastruktur stadion yang menurutnya masih amburadul. Ia menilai, alih-alih membanggakan JIS yang laris manis, Pemprov seharusnya fokus membenahi akses penunjang terlebih dahulu.
"JIS ini idealnya kan mungkin baru 2-3 tahun lagi bisa digunakan betul-betul. Sebagai stadion yang mengutamakan moda transportasi massal, infrastruktur penunjang yang ada belum rampung semua," jelas Rejiva kepada wartawan, Jumat (8/8/2025).
Ia membeberkan sejumlah masalah krusial, yakni pintu masuk yang berfungsi masih sangat terbatas, lahan parkir minim, memicu parkir liar di sekitar stadion. Lalu akses jalan besar hanya satu, menyebabkan kemacetan parah.
"20 ribu aja, kalau keluar bareng, itu macetnya udah ampun-ampunan. Bayangin kalo JIS itu full house 80 ribu yang nonton. Dengan pintu keluar, akses jalan besar cuma satu. 80 ribu orang keluar bareng-bareng apa nggak crowded," tegasnya.
JIS Rumahnya Persija, Bukan yang Lain
JakMania juga mengingatkan kembali Pemprov DKI pada komitmen awal pembangunan JIS. Menurut Rejiva, sejak awal stadion megah ini dibangun dengan janji akan menjadi kandang utama bagi Macan Kemayoran.
"Dari awal dibangun kan JIS itu emang janjinya untuk Persija, di mana Persija menjadi prioritas utama penggunaan, baru event lain," kata Rejiva.
Baca Juga: Pedagang Pasar Barito Demo Tolak Relokasi, Groundbreaking Taman Bendera Pusaka Ditunda
Ia bahkan menyebut Gubernur Pramono Anung sendiri sempat menegaskan kembali janji tersebut pada 26 Juli lalu.
"Pramono Anung juga tanggal 26 Juli juga menegaskan kembali bahwa JIS adalah kandang Persija. Berarti seharusnya kalau konsisten dengan komitmen, gak ada kekhawatiran," sambungnya.
Meski demikian, JakMania menegaskan mereka tidak anti terhadap acara lain di JIS. Menurut Rejiva, konser musik atau event olahraga lain boleh saja digelar, asalkan tidak mengganggu jadwal dan kepentingan Persija sebagai tuan rumah.
"Selama itu nggak ganggu jadwal Persija, nggak masalah. Tapi komitmen awal harus tetap dipegang," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi
-
Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut
-
Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga