Suara.com - Pengusaha bernama Ferry Yanto Hongkiriwang sungguh hebat. Sosoknya mampu membuat ketegangan tiga institusi negara yaitu Kejaksaan Agung, Polri dan TNI.
Ini berawal dari penguntitan yang dilakukan anggota Densus 88 Antiteror Polri, Briptu FF terhadap Ferry yang tengah makan siang bersama seseorang di Bogor Cafe Hotel Borobudur.
Aksi anggota Densus 88 ini tercium. Ferry langsung melabrak dan membanting ponsel Briptu FF. Tak hanya itu, Ferry menelepon koleganya yang merupakan petinggi di TNI.
Walhasil datanglah anggota BAIS TNI membawa anggota Densus itu ke suatu tempat. Briptu FF disekap selama beberapa hari dan mengalami penganiayaan.
Briptu FF baru dibebaskan setelah ada komunikasi antara petinggi Polri dan TNI. Peristiwa itu membuat ketegangan antarketiga institusi negara.
Kasus penyekapan anggota Densus 88 ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Jakarta Rans Fismy mengaku pihaknya telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan atau SPDP dari Polda Metro Jaya terkait perkara ini sejak 30 Juli 2025.
Setelah penculikan anggota Densus 88, polisi dikabarkan mau menggeledah rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.
Disebut-sebut Ferry memiliki hubungan dekat dengan Febrie. Namun rumah Febrie dijaga ketat 5-10 prajurit TNI dari baret hijau dan baret ungu.
Tidak hanya rumah Febrie, TNI juga menjaga ketat kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan menempatkan dua unit kendaraan taktis jenis panser Anoa.
Baca Juga: Efek Abolisi Tom Lembong: Kenapa 9 Terdakwa Lain Kasus Impor Gula Tetap Disidang?
Sosok Ferry Yanto Hongkiriwang
Lalu siapa sebenarnya sosok Ferry Yanto Hongkiriwang yang mampu membuat tiga institusi negara ini bersitegang? Ferry Yanto Hongkiriwang merupakan pengusaha muda asal kota Luwuk, Sulawesi Tengah.
Dia lalu merantau ke Jakarta untuk mewujudkan mimpinya menjadi pengusaha sukses. Di ibukota, Ferry sempat menjadi salesman kipas angin. Lama kelamaan dia berhasil merintis bisnisnya sendiri di bidang kuliner dan lainnya.
Ferry memiliki hobi di bidang otomotif. Dia adalah promotor Japan Super Touring Championshop (JSTC) di ajang Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM).
Ferry mengangkat kelas JSTC ke level papan atas dengan memberikan hadiah unit mobil Honda Brio kepada 5 juara umum di ajang JSTC tahun 2018.
Tahun 2019, dia membuat gebrakan dengan akan mengirimkan 5 juara umum di JSTC untuk berlomba di kejuaraan balap turing, sirkuit Sepang, Malaysia tahun depan.
Tag
Berita Terkait
-
Efek Abolisi Tom Lembong: Kenapa 9 Terdakwa Lain Kasus Impor Gula Tetap Disidang?
-
CEK FAKTA: Irjen Karyoto Mengamuk di Kantor Kapolri, Tolak Jabatan Kabaharkam
-
Heboh Jaksa 'Koboi' Todong Pistol? Kejagung Buka Suara Soal Video Viral di Pondok Aren
-
Ayah Emosi Prada Lucky Meninggal Diduga Dianiaya Senior: Saya Kejar Pelaku sampai Neraka!
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!
-
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature