Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan kenaikan pangkat menjadi Jenderal Kehormatan (HOR) kepada lima purnawirawan TNI. Pemberian anugerah ini didasarkan pada jasa besar mereka dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
Prosesi penyematan tanda pangkat kehormatan bintang empat ini menjadi sorotan utama dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklatpassus Kopassus TNI AD, Batujajar, Jawa Barat, pada hari Minggu.
Kelima tokoh tersebut memiliki rekam jejak yang mengesankan di dunia militer dan pemerintahan. Inilah profil lengkap kelima purnawirawan yang kini menyandang gelar Jenderal Kehormatan.
1. M. Yunus Yosfiah: Tokoh Penghenti Film G30S/PKI
Jenderal Kehormatan (Purn) Muhammad Yunus Yosfiah adalah seorang veteran Perang Seroja yang dikenal luas saat menjabat sebagai Menteri Penerangan di era Presiden B.J. Habibie (1998–1999). Salah satu kebijakannya yang paling diingat publik adalah menghentikan penayangan film G30S/PKI pada tahun 1998, yang sebelumnya menjadi tontonan wajib tahunan sejak 1984.
Selama kariernya di militer, Yunus Yosfiah menduduki posisi strategis seperti Pangdam II/Sriwijaya dan Kepala Staf Sosial Politik ABRI. Dalam upacara tersebut, penganugerahan tanda pangkatnya diwakili oleh putranya.
2. Sjafrie Sjamsoeddin: Sahabat Dekat Prabowo dan Peraih Adhi Makayasa
Dikenal sebagai orang dekat Presiden Prabowo, Jenderal Kehormatan Sjafrie Sjamsoeddin adalah sahabat karib Prabowo sejak menempuh pendidikan di Akademi Militer Magelang. Sjafrie merupakan lulusan terbaik peraih Adhi Makayasa dari Akmil tahun 1974.
Kariernya sarat dengan berbagai operasi militer penting, termasuk Operasi Flamboyan di Timor-Timor. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Grup A Paspampres di era Presiden Soeharto, Pangdam Jaya, Kapuspen TNI, hingga Wakil Menteri Pertahanan. Saat ini, Sjafrie Sjamsoeddin menjabat sebagai Menteri Pertahanan di Kabinet Merah Putih.
Baca Juga: Pilihan Sulit Prabowo: Amnesti, Abolisi dan Potensi Kehilangan Kepercayaan Publik
3. Muhammad Herindra: Kepala BIN dan Lulusan Terbaik Akmil 1987
Seperti Sjafrie, Jenderal Kehormatan M. Herindra juga merupakan lulusan terbaik Akademi Militer Magelang angkatan 1987 dan dikenal dekat dengan Presiden Prabowo. Saat ini, Herindra memegang jabatan krusial sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Jejak pengabdiannya di TNI mencakup posisi-posisi elite, mulai dari Danjen Kopassus, Pangdam III/Siliwangi, Inspektur Jenderal TNI, hingga Wakil Menteri Pertahanan sebelum akhirnya memimpin BIN.
4. Agus Sutomo: Mantan Danjen Kopassus dan Danpaspampres
Jenderal Kehormatan (Purn) Agus Sutomo adalah purnawirawan dengan segudang pengalaman di posisi komando. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Paspampres (Danpaspampres) dan Komandan Jenderal Kopassus (Danjen Kopassus).
Tak hanya itu, kariernya berlanjut sebagai Pangdam Jaya, Komandan Kodiklat TNI AD, hingga Inspektur Jenderal di Kementerian Pertahanan. Agus juga aktif menempuh pendidikan militer di luar negeri, seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Thailand. Kini, ia dipercaya sebagai Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara.
Tag
Berita Terkait
-
Pilihan Sulit Prabowo: Amnesti, Abolisi dan Potensi Kehilangan Kepercayaan Publik
-
Sahabat Seperjuangan! Anies Baswedan Dampingi Tom Lembong Ungkap Momen Sureal Kejutan Tengah Malam
-
Tunjuk Wakil Panglima TNI, Prabowo Anugerahi Menhan dan Kepala BIN Jenderal Kehormatan
-
'Latih Keras, Bukan dengan Kekejaman', Teguran Prabowo di Tengah Duka Kematian Prada Lucky
-
Daftar 14 Nama Diberi Pangkat Kehormatan Oleh Prabowo: Ada Sjafrie Sjamsoeddin hingga Ali Sadikin
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat