Tak berhenti di situ, dahaga intelektualnya membawa Stella ke jenjang pendidikan selanjutnya.
Ia menempuh program doktoral di Northwestern University, AS, dan resmi menyandang gelar Ph.D. dalam bidang psikologi kognitif pada 2010.
Perjalanan akademiknya berlanjut dengan program penelitian pascadoktoral di University of British Columbia, Kanada, hingga 2012.
Berbekal ilmu dan riset yang mendalam, ia kemudian meniti karier sebagai dosen dan peneliti. Ia menjadi asisten profesor di Swarthmore College, Pennsylvania, AS, dari 2012 hingga 2018.
Karier akademiknya mencapai puncak saat ia diangkat menjadi profesor tetap di Tsinghua University, Beijing, Tiongkok, salah satu universitas teknik terkemuka di dunia.
Di sana, Stella memegang jabatan penting sebagai Research Chair di Tsinghua Laboratory of Brain and Intelligence serta Direktur di Child Cognition Center. Riset-risetnya yang berfokus pada cara manusia belajar dan berpikir telah dipublikasikan di berbagai jurnal ilmiah bergengsi.
Ia juga aktif dalam organisasi ilmiah Cognitive Science Society dan telah menerima dana penelitian jutaan dolar dari berbagai institusi, termasuk Lego Foundation.
Berita Terkait
-
Stella Christie Dorong Mahasiswa dan Dosen RI Manfaatkan Beasiswa ke China
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Lama Sekolah di Luar Negeri, Stella Christie Belajar Membaca Perbedaan Sistem Pendidikan Global
-
Wamen Stella Christie: Indonesia Punya Kesempatan Pimpin Pendidikan Dunia
-
Kronologi Kecelakaan Suami Wamen Stella Christie saat Ski, Kini Dirawat Intensif di Amerika
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK