Suara.com - Banyak orang masih mengira paus dan lumba-lumba adalah ikan. Padahal, anggapan tersebut keliru. Kedua hewan ini merupakan mamalia laut, bukan ikan, sebagaimana ditegaskan oleh Suaka Laut Nasional Florida Keys (NOAA).
Seperti mamalia pada umumnya, paus dan lumba-lumba adalah hewan berdarah panas yang bernapas menggunakan paru-paru, bukan insang seperti ikan.
Hidup di laut tak membuat mereka dapat menghirup oksigen dari air, melainkan harus naik ke permukaan secara berkala untuk menghirup udara melalui lubang sembur di atas kepala.
Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Indonesia memiliki 35 jenis mamalia laut, yang terdiri dari 34 jenis Cetacea (paus dan lumba-lumba) serta satu Sirenia (dugong).
Semua jenis tersebut dilindungi melalui Permen LHK 106/2018.
Perbedaan Paus dan Lumba-Lumba dengan Ikan
Mengutip KKP, perbedaan mendasar paus dan lumba-lumba dengan ikan meliputi:
- Berdarah panas, sedangkan ikan berdarah dingin.
- Bernapas dengan paru-paru, sementara ikan menggunakan insang.
- Melahirkan dan menyusui, sedangkan kebanyakan ikan bertelur.
- Gerakan ekor vertikal (atas-bawah), berbeda dengan ikan yang horizontal (sisi-ke-sisi).
Ciri lain mamalia laut antara lain memiliki rambut pada awal kehidupan, melahirkan anak, dan menyusui. Pada lumba-lumba, rambut kecil ada di bagian moncong, sementara dugong memiliki bulu sikat di bibirnya.
Selain paus dan lumba-lumba, mamalia laut mencakup anjing laut, duyung, manatee, walrus, hingga berang-berang laut.
Baca Juga: Benarkah Paus Bisa Telan Manusia? Jawab Isu Pelatih Lumba-lumba Jessica Radcliffe Tewas Dimakan Paus
Hoaks Pelatih Lumba-Lumba Jessica Radcliffe Dimakan Paus
Belakangan, media sosial dihebohkan kabar pelatih lumba-lumba bernama Jessica Radcliffe tewas dimakan paus saat pertunjukan. Video dramatis tersebut viral di TikTok dan Facebook, memicu rasa penasaran publik.
Namun, hasil penelusuran membuktikan klaim itu hoaks. Tidak ada catatan resmi yang menyebut keberadaan Jessica Radcliffe sebagai pelatih orca, apalagi meninggal akibat serangan paus. Video yang beredar diduga menggunakan suara dan gambar hasil rekayasa AI.
Hindustan Times menegaskan, tidak ditemukan obituari, laporan OSHA, atau pernyataan resmi dari taman laut terkait insiden tersebut.
Situs InfoBusy juga mengungkap cerita ini merupakan fiksi yang terinspirasi dari dua tragedi nyata: Dawn Brancheau di SeaWorld Orlando tahun 2010 dan Alexis Martínez di Loro Parque, Tenerife pada 2009.
Dawn Brancheau meninggal setelah diserang orca Tilikum di SeaWorld Orlando, kasus yang kemudian diangkat dalam dokumenter Blackfish. Alexis Martínez tewas diserang orca Keto pada malam Natal 2009 di Spanyol.
Tag
Berita Terkait
-
Keras! Paus Leo XIV Singgung Serangan AS yang Tewaskan Ratusan Anak Iran: Hentikan Perang
-
Paus Minta AS Hentikan Serangan di Timur Tengah, Trump Justru Bersiap Tingkatkan Operasi
-
Paus Sperma Sepanjang 10 Meter Terdampar di Kolaka
-
Paus Minta AS Hentikan Serangan di Timur Tengah, Trump Malah Makin Menjadi
-
Vatikan Tolak Board of Peace Trump, Paus Pertama AS Soroti Konflik Moral
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter