Suara.com - Aksi demo warga Pati untuk mendesak Bupati Pati, Sudewo mengundurkan diri di alun-alun Kabupaten Pati pada Rabu 13 Agustus 2025 tengah menjadi sorotan publik.
Di balik aksi demo untuk melengserkan Bupati Pati Sudewo tersebut, ada banyak kejadian unik yang berhasil menyita perhatian publik.
Sejumlah kejadian unik di tengah aksi warga Pati menyuarakan aspirasinya bersama-sama ini pun diunggah oleh akun TikTok @mas_belll.
Apa saja? Simak ulasannya berikut ini.
1. Tukang cukur gratis
Di tengah aksi masyarakat Pati menyuarakan aspirasinya agara Bupati Sudewo mengundurkan diri, ada seorang pria yang justru membuka layanan potong rambut gratis.
Proses potong rambut ini pun dilakukan langsung di tengah-tengah aksi demo dengan latar belakang papan bunga yang bertuliskan pesan agar Sudewo mengundurkan diri.
"Hai Sudewo, Pati butuh pemimpin bukan penguasa," tulisan dalam papan bunga tersebut.
2. Kumpulan emak-emak rewang
Baca Juga: Carut Marut Royalti Musik, Kunto Aji: Pencipta Gak Dapat Hak, Pembayar Jadi Tak Ikhlas
Tak kalah eksis, terlihat pula sekumpulan ibu-ibu yang sibuk membungkus makanan untuk kebutuhan logistik para pendemo.
Sekumpulan ibu-ibu yang biasa mendapat julukan "Emak-emak rewang" ini pun terlihat begitu kompak dan saling membantu ketika membungkus makanan.
3. Pawang hujan
Aksi demo warga Pati yang berjalan hari ini, Rabu 13 Agustus 2025 ini juga tak luput dari perjuangan seorang pawang hujan yang sempat tertangkap kamera.
Pada video yang diunggah akun TikTok tersebut, terdengar pawang hujan tersebut meminta agar Tuhan tak menurunkan hujan di hari H demo pada malam harinya, Selasa 12 Agustus 2025.
"Ya Allah jangan sampai tanggal 13 (turun hujan) ya Allah," teriak pawang hujan tersebut sambil mengangkat jimatnya ke atas.
Berita Terkait
-
Demo Tuntut Sudewo Lengser dari Bupati Pati, Bendera One Piece Ikut Berkibar
-
Kantornya Dikepung Ribuan Orang, Bupati Pati Sudewo: Saya Tak Bisa Dilengserkan
-
Jawaban Bupati Pati Sudewo yang Dituntut Mundur Rakyatnya: Itu Inkonstitusional
-
Demo di Pati Memanas: Diduga Disusupi Anarko, Peserta Aksi Mulai Melempari Petugas
-
Jejak Samin di Jalanan Pati: Gema Perlawanan Abad ke-19 dalam Protes Kebijakan Bupati Sudewo
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis
-
Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!
-
Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu