Suara.com - Polemik mengenai penarikan dan distribusi royalti musik untuk penggunaan komersial di restoran dan hotel masih jadi topik pembicaraan hangat di jagat maya.
Kini, dua tokoh publik, penulis dan kreator konten Alitt Susanto serta musisi ternama Kunto Aji ikut buka suara tentang hal itu.
Mereka menyoroti ketidakjelasan mekanisme yang sudah menjadi isu menahun di industri musik Tanah Air.
Alitt Susanto, melalui akun X (sebelumnya Twitter) @shitlicious, melontarkan pertanyaan mendasar mengenai proses penarikan royalti oleh lembaga terkait.
Penulis yang juga dikenal sebagai motovlogger ini mempertanyakan dasar penentuan nominal royalti yang dibebankan kepada para pelaku usaha.
"Itu lembaga yang narik-narikin royalti musik ke resto atau hotel yang muterin lagu-lagu, kok bisa keluar angka sekian-sekian, ya?," tanyanya, dikutip Rabu, 13 Agustus 2025.
Alitt Susanto juga meragukan akurasi pendataan lagu yang diputar para pelaku usaha saat menjalankan bisnis mereka.
"Apakah mereka tahu, sepanjang tahun itu pihak resto atau hotel muter lagu siapa aja dan berapa kali?" tanyanya lagi.
Hitung-hitungan pendistribusian royalti kepada para pencipta lagu yang berhak pun tak luput dari perhatian Alitt Susanto.
Baca Juga: Tompi Izinkan Lagunya Dinyanyikan Gratis, Sindir Keras Mekanisme Royalti: Gak Masuk Akal Sehat!
"Terus, gimana mereka distribusiiin royaltinya kepada yang berhak?" tulisnya, yang lagi-lagi mengakhiri kalimat dengan tanya.
Pertanyaan kritis dari Alitt Susanto ini kemudian direspons oleh penyanyi dan penulis lagu, Kunto Aji.
Musisi kelahiran Yogyakarta, 4 Januari 1987, itu menyebut persoalan ini sebagai masalah kronis yang tak kunjung menemukan titik terang.
"Betul sekali. Isu bertahun-tahun nggak kelar-kelar. Padahal jawabannya sudah disediakan zaman. Ada digitalisasi dan pendataan yang bener. Infrastruktur pun sangat affordable zaman sekarang," terang Kunto Aji.
Penyanyi yang mengawali kariernya dari ajang Indonesian Idol musim kelima ini pun memandang bahwa situasi yang berlarut-larut sangat merugikan para pencipta lagu.
"Kalau situasi begini terus, yang ada malah pencipta nggak dapet hak yang layak. Pembayarnya juga ngerasa nggak ikhlas karena itungan nggak jelas. Sistemik, hancur ini, kompleks urusannya," keluhnya.
Namun, Kunto Aji masih membawa optimisme bahwa ribut-ribut yang saat ini terjadi bisa menghadirkan sesuatu yang positif untuk para pelaku industri musik Tanah Air.
"Tapi sedang diusahakan, ribut-ribut ini semoga untuk hasil yang lebih baik untuk semua," harapnya.
Diskusi ini sendiri mencuat di tengah banyaknya keluhan, baik dari pelaku usaha maupun dari para musisi sendiri, mengenai transparansi dan keadilan dalam pengelolaan royalti.
Berdasarkan regulasi yang ada, penarikan, penghimpunan, dan pendistribusian royalti musik dilakukan oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
Namun, praktik di lapangan dinilai masih buram dan menimbulkan pertanyaan besar tentang bagaimana dana tersebut sampai ke tangan para pencipta dan pemegang hak cipta secara adil dan akurat.
Berita Terkait
-
LMKN: Kreator TikTok Live Tak Dibebankan Bayar Royalti Musik
-
LMKN Siapkan Kalkulator Digital, Bantu Pelaku Usaha Bayar Royalti Lagu
-
LMKN Dilaporkan ke KPK, Piyu Padi: Bukti Keresahan Musisi Sudah Memuncak
-
LMKN Buka Suara Usai Dilaporkan ke KPK soal Dana Royalti Rp14 Miliar
-
LMKN Salurkan Rp151,8 Miliar Royalti ke Musisi, Puluhan Miliar Rupiah Masih Tak Bertuan
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Dituding Sebagai Ayah Kandung Ressa Putra Denada, Iwa K: Bukan Anak Gue!
-
Berujung Dipecat, Viral Affiliator Ngaku Direndahkan PIC KOL Gegara Followers Cuma 2 Ribu
-
Alasan Doktif Langsung Sujud Syukur Usai Gugatan Richard Lee Ditolak Hakim
-
Virgoun Angkat Tangan Lihat Aksi Koar-Koar Eva Manurung: Mundur Dikit Wir, Ampun Dah Ah!
-
Kasus Mohan Hazian Memanas, Warganet Seret Lagi Nama Gofar Hilman
-
Alami Vertigo Hingga Muntah-Muntah, Hedi Yunus Dilarikan ke ICU RS Surabaya
-
Survey: Film Indonesia Saingi Popularitas Drama Korea
-
Tok! Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Richard Lee, Doktif Langsung Sujud Syukur
-
Dituding Virgoun Kuasai Ponsel Inara Rusli, Insanul Fahmi: Passwordnya Aja Nggak Tau
-
Reuni Penuh Intrik dan Kebohongan, A Little White Lie Hadir dalam Versi Lebih Gelap