Suara.com - Seorang pengemudi ojek pangkalan (opang) di Stasiun Pondok Ranji, Ciputat Timur, viral setelah diduga merampas kunci motor pengemudi ojek online atau ojol dan memaksa calon penumpang menggunakan jasanya dengan tarif dua kali lipat.
Video terkait insiden itu viral di media sosial usai dibagikan akun Instagram @tangsel_update.
Dalam unggahan disebutkan, calon penumpang saat itu sedang terburu-buru mau rumah sakit. Namun, ia terhalang karena kunci motor ojol yang ia pesan dicabut paksa oleh opang.
"Saat gua bilang, 'iya saya mau pake opang asal lepasin abangnya' akhirnya dilepasin dan saya harus wajib naek opang yang harganya 2x lipat," tulis penumpang dalam unggahan akun Instagram @tangsel_update dikutip Suara.com, Senin (18/8/2025).
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq membenarkan adanya peristiwa ini. Ia menyebut kejadian berlangsung pada Sabtu, 16 Agustus 2025, sekitar pukul 15.00 WIB di depan Stasiun Pondok Ranji.
Korban dalam peristiwa ini, kata Bambang, bernama Ken Dwiky Rufaidha (32), karyawan swasta asal Jakarta Timur. Sedangkan terduga pelaku Firdiansyah (43), warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
"Pelaku yang merupakan ojek pangkalan melakukan perampasan kunci kontak motor milik driver ojol dan sempat terjadi cekcok dengan penumpang," ujar Bambang.
Keributan ini menurut Bambang bermula ketika pelaku yang sedang mangkal melihat ojol menjemput penumpang di depan stasiun. Tidak terima, ia lalu menghampiri sambil memaki dan memaksa penumpang agar memakai jasanya. Aksi itu direkam, diunggah ke media sosial, dan viral.
Polisi yang menerima laporan langsung turun tangan. Tak lama setelah itu pelaku berhasil ditangkap.
Baca Juga: Aksi Premanisme di Pondok Ranji: Opang Rampas Penumpang Ojol yang Mau ke Rumah Sakit!
"Kami telah mengamankan pelaku dan mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi," ungkap Bambang.
Kini, polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, dan menahan terduga pelaku untuk proses hukum lebih lanjut.
"Kasus ini masih dalam penyidikan. Kami juga akan melakukan gelar perkara," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Dinilai Multitafsir, Pasal Larangan Menghasut Tak Beragama Digugat Mahasiswa ke MK
-
Arus Balik Nataru di Daop 1 Jakarta Masih Padat, Puluhan Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Vital
-
Banjir Rob di Jakarta Utara, Pasukan Biru Kerahkan Pompa Mobile di Titik Vital
-
Tiket Kerap Ludes, TIM Umumkan Jadwal Pertunjukan dan Jam Buka Loket Planetarium Terbaru
-
Waspada! Hujan Petir dan Angin Kencang Mengancam Jakarta Siang Ini
-
Ada Penebangan Pohon, Ini Daftar Halte Transjakarta Koridor 8 yang Terdampak
-
RPI Optimistis Jenderal Sigit Wujudkan Transformasi Budaya Polri di Tahun 2026, Ini Alasannya
-
Boni Hargens: Kapolri Sukses Kawal Prabowo-Gibran, Sinyal Transformasi Budaya Polri di 2026
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Puluhan Tersangka Ditangkap di Berbagai Kota
-
Ajang 'Pajang CV' Cari Jodoh: Fenomena Cindo Match di Mall of Indonesia