Suara.com - Mobil mewah berjenis Lamborghini Murcielago terlibat kecelakaan tunggal saat konvoi bersama deretan mobil mewah atau supercar di Tol Kunciran, Serpong, Tangerang Selatan. Insiden ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.
Video terkait peristiwa tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @warungjurnalis. Dalam video terlihat mobil Lamborghini Murcielago berklir putih tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian bumper belakang.
Sejak diunggah pada Minggu, 17 Agustus 2025 video tersebut mendapat beragam komentar dari warganet. Namun alih-alih menunjukkan keprihatinan, mereka justru melontarkan sindiran tajam.
"Gak apa-apa, bukan rakyat jelata korbannya," tulis warganet.
"Orang kaya lagi merayakan Kemerdekaan," sindir warganet yang lain.
Diduga Kebut-kebutan
Kainduk PJR BSD Korlantas Polri, AKP Giyarto menyebut peristiwa kecelakaan tunggal ini terjadi di Tol Kunciran KM 15.500 pada Minggu, 17 Agustus 2025 sekitar pukul 10.15 WIB.
Kecelakaan, kata dia, terjadi akibat pengemudi diduga melaju dengan kecepatan tinggi di jalan tol yang relatif sepi.
"Indikasinya ngebut kecepatan tinggi. Karena jalannya agak menikung, dia mengenai guardrail bahu jalan sehingga sulit dikendalikan," jelas Giyarto saat dikonfirmasi, Senin (18/8/2025).
Baca Juga: PPSU Ditabrak di Tanjung Barat: Pengakuan Sopir Bikin Miris, Ternyata...
Saat itu menurut Giyarto mobil Lamborghini Murcielago yang dikemudikan korban sempat oleng, lalu dibanting ke kanan hingga menabrak pembatas jalan. Beruntung, tidak ada kendaraan lain di belakang sehingga kecelakaan tidak merembet ke kendaraan lain.
"Untungnya dari belakang nggak ada kendaraan lain, karena memang situasinya sepi," lanjutnya.
Dalam insiden itu, hanya ada satu orang di dalam mobil yakni sang pengemudi. Giyarto memastikan korban selamat tanpa mengalami luka.
"Aman, nggak ada korban luka. Cuma satu pengemudinya aja," katanya.
Berita Terkait
-
PPSU Ditabrak di Tanjung Barat: Pengakuan Sopir Bikin Miris, Ternyata...
-
Jakarta Diminta Berani Tertibkan Truk ODOl, Mematikan dan Rugikan Pemerintah Triliunan Rupiah
-
Gagal Salip Transjakarta, Pemotor Jupiter MX Tewas Mengenaskan di Tubagus Angke
-
Bus Rombongan DJ Una Kecelakaan di Mekah
-
Tolak Pemberian DJ Panda, Stroller Lamborghini Bayi Erika Carlina Seharga Mobil LCGC
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL