Suara.com - Upaya pencarian Rahmat Ajiguna (49), warga Bogor yang hilang secara misterius sejak Sabtu, 9 Agustus 2025, kini sangat bergantung pada bantuan dan kejelian mata masyarakat.
Keluarga memohon agar publik mengenali ciri-ciri fisik Rahmat, dengan harapan ada yang dapat memberikan petunjuk vital mengenai keberadaannya.
Informasi mengenai hilangnya Rahmat pertama kali menjadi sorotan setelah diunggah oleh akun TikTok @cnt.news.com, dan kini keluarga berharap penyebaran informasi ciri-ciri ini dapat mempercepat penemuannya.
Kenali Rahmat: Ciri Kunci yang Perlu Diingat
Agar masyarakat dapat dengan mudah mengenali Rahmat jika bertemu di jalan, keluarga merilis rincian detail fisik dan penampilannya saat terakhir kali terlihat. Ciri yang paling menonjol adalah gigi depannya yang patah.
Berikut adalah rincian lengkapnya:
- Usia: 49 tahun (Kelahiran 20 Agustus 1976)
- Perawakan: Agak gempal, tinggi sekitar 160 cm dan berat 75 kg.
- Rambut: Hitam beruban.
- Kulit: Sawo matang.
- Ciri Khas Wajah: Gigi depan patah.
- Pakaian Terakhir: Mengenakan kaos hitam, celana pendek hijau tua, dan sandal jepit biru tua.
- Barang Bawaan: Membawa tas ransel hitam.
Kronologi Singkat Hilangnya Rahmat
Rahmat terakhir kali terlihat saat pamit dari rumahnya di Taman Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Kepada wartawan, keluarga menjelaskan bahwa Rahmat berencana pergi bekerja ke Earthqualizer Foundation di kawasan Kota Bogor.
Namun, setelah pamit, ia tak kunjung kembali dan semua komunikasi terputus.
Baca Juga: Misteri Hilangnya Rahmat Ajiguna di Bogor, Terakhir Pamit Bekerja tapi Tak Kunjung Kembali
Jeritan Hati Keluarga
Kecemasan keluarga semakin tak tertahankan seiring hari-hari berlalu tanpa kabar. Sang istri, Yanti Inayatu Romdon, menyuarakan harapannya dengan penuh kesedihan.
“Kami sekeluarga sangat khawatir dan berharap ada kabar baik tentang suami saya. Mohon doa dan bantuan semua pihak untuk membantu menemukan Rahmat,” ujar Yanti seperti dilansir suara,com, Senin (19/8/2025).
Peristiwa ini telah dilaporkan secara resmi ke Polresta Bogor Kota dengan nomor laporan STPL/177/VIII/2025/SPKT.
Informasi Anda Sangat Berharga
Jika Anda melihat seseorang dengan ciri-ciri yang cocok dengan deskripsi di atas, jangan ragu untuk bertindak. Setiap informasi, sekecil apa pun, bisa menjadi kunci untuk membawa Rahmat kembali ke pelukan keluarganya.
Tag
Berita Terkait
-
Misteri Hilangnya Rahmat Ajiguna di Bogor, Terakhir Pamit Bekerja tapi Tak Kunjung Kembali
-
Operasi Senyap di Jasinga: Detik-detik Polisi Buru Provokator Maut yang Hilang Kontak
-
Duka di Hari Kemerdekaan: Cerita Keluarga S, Pemuda yang Tewas Usai Euforia Laga Sepak Bola
-
Utang PBB Auto Lunas! Dedi Mulyadi Minta Seluruh Daerah di Jabar Hapus Tunggakan Pajak Warga
-
Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 600 Meter di Bogor
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal
-
BMKG Kalteng Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
-
KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat
-
Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kontrakan Tanjung Priok, Satu Anak Kritis
-
Antrean Panjang Berburu Tiket Planetarium Jakarta, Jakpro Janji Benahi Layanan
-
Menko Yusril Sebut KUHP dan KUHAP Baru Sebagai Penanda Berakhirnya Hukum Pidana Kolonial
-
BNI Dukung Danantara Hadirkan Hunian Layak bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
-
Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas