Suara.com - Kabar Bupati Pati, Sudewo kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan soal kebijakan yang merugikan rakyat, melainkan dirinya yang tersangkut kasus dugaan korupsi.
Nama Sudewo pertama kali mencuat dalam sidang kasus korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Jawa Tengah, pada 9 November 2023 lalu.
Ia disebut dalam perkara yang menjerat Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Tengah, Putu Sumarjaya, sebagai terdakwa.
Polemik muncul saat wacana hukuman Sudewo yang bisa menjadi lebih ringan mengemuka.
Alasannya sederhana, ini karena ia mengembalikan uang yang diduga hasil dari perbuatan rasuah tersebut.
Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yudi Purnomo Harahap, memberikan penjelasan mengenai dasar hukumnya.
Menurutnya, Pasal 4 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 memang memungkinkan hal tersebut.
Pengembalian kerugian negara atau uang hasil korupsi, kata Yudi, bisa menjadi faktor yang meringankan hukuman bagi terdakwa.
Namun, ia menegaskan bahwa langkah tersebut tidak serta-merta menghapus tindak pidana yang telah dilakukan.
Baca Juga: Bupati Pati 'Menghilang' di HUT Kemerdekaan, Wagub Jateng Turun Gunung Jadi Inspektur Upacara
"Tapi tidak menghapus unsur pidananya," kata Yudi pada Senin, 18 Agustus 2025.
Penjelasan ini tidak lantas meredakan amarah publik.
Banyak warganet yang merasa logika tersebut mencederai rasa keadilan, bahkan sampai ada yang mengaku harus membaca berita itu berkali-kali untuk memahaminya.
"Aku sampe harus baca 3 kali loh min, 3 kali. Saking memar masuk akalnya itu judul, gak masuk akalnya itu fakta, gak masuk akal dilogika. Ini kita sebenernya ngapain sih di indonesia? Kita ngapain woy?" cuit akun @aya*****.
Analogi satir pun dilontarkan warganet lain. Mereka membandingkan kasus korupsi ini dengan tindak pidana pencurian yang seolah bisa selesai hanya dengan mengembalikan barang curian.
"Katanya kalau korupsi tapi balikin duit, hukumannya bisa ringan. Berarti kalau maling motor terus balikin ke pemiliknya, besok-besok langsung dapat penghargaan maling teladan," timpal akun @di*****.
Berita Terkait
-
Husein Sebut Demo Pati Jilid 2 Batal Usai Ditelpon Bupati Sudewo: Biarin Kalau Dibilang Masuk Angin
-
Ahmad Husein Batalkan Demo Pati Jilid II usai Dirangkul Sudewo, Warganet: Kena Sawan Opo Kowe?
-
Amarah Pati Menggema ke Jakarta, Kemendagri Semprot 104 Daerah yang Naikkan PBB Gila-gilaan
-
Bupati Sudewo Dinilai Banyak Prestasi, Aliansi Masyarakat Pati Cinta Damai Tolak Pelengseran
-
Instruksi Mendagri Tito Terkait Situasi Pati, Nasib Bupati Sudewo di Ujung Tanduk?
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi
-
Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat