Suara.com - Politisi senior Partai Gerindra, Habiburokhman, kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena pernyataan politiknya yang tajam, melainkan akibat sebuah video sederhana yang diunggahnya di akun TikTok pribadinya, habiburokhman.
Dalam video tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu terlihat santai memasak mi instan menggunakan gas LPG 3 kg atau yang akrab disebut 'gas melon'.
Aksi yang terlihat biasa saja itu sontak memicu perdebatan dan cibiran dari warganet.
Pasalnya, gas 3 kg merupakan produk bersubsidi yang peruntukannya dikhususkan bagi masyarakat miskin dan pelaku usaha mikro.
Dalam video singkat yang diunggahnya, Habiburokhman tampak berada di sebuah ruangan yang terlihat seperti dapur sederhana.
Mengenakan kaus oblong, ia dengan luwes merebus mi instan di atas kompor yang tersambung langsung dengan tabung gas berwarna hijau tersebut.
"Janganlah seperti mie instan, ngakunya mie goreng tapi di rebus," ucapnya di video tersebut yang dikutip pada Rabu (20/8/2025).
"Makanan yang mengalami krisis jati diri: mie goreng. Setuju gak guys?" tulisnya di keterangan video.
Video tersebut dengan cepat viral dan menuai beragam komentar pedas dari netizen.
Baca Juga: Sikap Tegas soal KUHAP Baru, Siap Undang KPK hingga Mahasiswa, DPR : Lebih Baik Batal!
Banyak yang mempertanyakan kelayakan seorang pejabat negara dengan penghasilan tinggi menggunakan fasilitas yang seharusnya menjadi hak rakyat kecil.
Gaji dan berbagai tunjangan yang diterima anggota DPR RI dianggap lebih dari cukup untuk membeli gas non-subsidi.
"oom dewan masih pakai gas subsidi?? kata nya gas rakyat miskin??" tulis seorang warganet di kolom komentar.
"om Dewan ,,itu gas melon merk nya untuk rakyat miskin, kenapa malah om dewan yang pakai itu. masa iya, anggota dewan ikut menikmati subsidi untuk rakyat," timpal warganet lainnya.
Ironi Subsidi yang Tak Tepat Sasaran
Kritik tajam dari publik ini bukan tanpa alasan. Pemerintah secara tegas telah mengatur penggunaan gas LPG 3 kg.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku
-
Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi
-
Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik
-
Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas
-
BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan
-
Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR
-
Kejagung Bantah Febrie Umrah: Nggak Bener, Dia Sudah Dicekal dan Tak Dijaga TNI Lagi!
-
MPLS Sekolah Rakyat Fokus Bangun Literasi Digital, Siswa Baru Dibekali Etika Pakai Medsos
-
KPK Dalami Alasan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli
-
Pakar UGM Ingatkan Mutasi ASN Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Menteri