5. Aksi Heroik Tak Terduga: Deputi KLHK Baku Hantam dengan Pengeroyok
Di tengah kekacauan, terjadi sebuah momen dramatis. Deputi Penegakan Hukum KLHK, Rizal Irawan, yang rombongannya sudah sempat meninggalkan lokasi, kembali lagi.
Melihat seorang jurnalis disandera, ia langsung keluar dari mobil dan terlibat baku hantam dengan oknum ormas untuk membebaskan korban.
Aksi nekatnya berhasil memecah konsentrasi massa dan memberi celah bagi korban lain untuk kabur.
6. Gerak Cepat Polisi: 3 Pelaku Diciduk Kurang dari 24 Jam
Menjawab tekanan publik, Satreskrim Polres Serang bergerak cepat. Pada Kamis malam, kurang dari 24 jam setelah kejadian, polisi berhasil menangkap tiga terduga pelaku.
Dua di antaranya teridentifikasi sebagai sekuriti internal PT Genesis bernama Karim dan Bangga. Polisi juga mengklaim sudah mengantongi tiga nama lain yang kini dalam pengejaran.
7. Propam Turun Tangan: Peran Oknum Brimob Jadi Sorotan Utama
Menyikapi dugaan keterlibatan aparat, Propam Polda Banten resmi turun tangan. Kabid Propam Kombes Pol Murwoti menyatakan pihaknya akan mendalami dua hal apakah oknum Brimob tersebut terlibat langsung dalam kekerasan, dan apa legalitas kehadirannya di pabrik swasta tersebut. Penyelidikan Propam menjadi pertaruhan integritas Polda Banten.
Baca Juga: Wartawan Dianiaya saat Meliput Pabrik Nakal di Banten, IJTI Minta Aparat Tegas
8. Satu Suara Pers Banten: Desak Kapolda Baru Sikat "Praktik Beking"
Organisasi pers seperti AJI, PWI, dan JPC serempak mengutuk insiden ini. Mereka mendesak Kapolda Banten yang baru, Brigjen Pol Hengki, untuk tidak hanya menangkap para "prajurit" di lapangan, tetapi juga membongkar dugaan adanya "praktik beking" oleh oknum aparat dan ormas yang melindungi operasi ilegal perusahaan tersebut.
Kontributor : Yandi Sofyan
Tag
Berita Terkait
-
Wartawan Dianiaya saat Meliput Pabrik Nakal di Banten, IJTI Minta Aparat Tegas
-
KLH Segel Pabrik Pengolahan Limbah di Kabupaten Serang
-
Wartawan Dikeroyok saat Liput Sidak Pabrik di Serang, Pelaku Diduga Sekuriti, Ormas hingga Aparat
-
Melihat Ragam Helikopter di Pameran Heli Expo Asia 2025
-
Tolak Kerja Sama TPA Bangkonol, Warga Buang Sampah di Kantor Bupati Pandeglang
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik