Netizen lain secara khusus langsung mention akun Menteri Keuangan Sri Mulyani agar menindak pengedaran uang palsu daripada naikin pajak terus.
"Noh yang begini begini urus dong!! Udah 3 kali dapet uang palsu nih! @smindrawati," protes netizen.
Cara Bedakan Uang Asli dan Uang Palsu
Bank Indonesia (BI) memberikan tips untuk membedakan uang asli dan uang palsu yang paling efektif dengan metode 3D: Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
Metode ini memanfaatkan fitur-fitur keamanan yang sengaja dibuat sulit ditiru oleh pemalsu.
Berikut adalah perbedaan utama antara uang asli dan uang palsu berdasarkan metode 3D:
1. Dilihat
- Warna dan Gambar: Uang asli memiliki warna yang cerah, tajam, dan tidak mudah luntur saat terkena air atau digosok. Gambar pahlawan, ornamen, dan logo Bank Indonesia terlihat sangat jelas dan detail. Pada uang pecahan tertentu, terdapat tinta khusus yang bisa berubah warna jika dilihat dari sudut yang berbeda. Uang palsu, sebaliknya, seringkali memiliki warna yang pudar, kusam, dan mudah luntur.
- Benang Pengaman: Pada uang asli pecahan besar (seperti Rp 100.000 dan Rp 50.000), terdapat benang pengaman yang tampak seperti dianyam. Benang ini bisa berubah warna jika digerakkan. Benang ini sangat sulit ditiru pada uang palsu.
Baca Juga: Sekar Arum 'Angling Dharma' Berbelit-belit Dicecar Kasus Uang Palsu, Polisi: Dia Masih Belum Jujur
- Gambar Tersembunyi (Rectoverso): Saat uang asli dilihat dari sudut tertentu, akan terlihat gambar tersembunyi berupa tulisan "BI" dan nominal uang. Gambar ini tidak akan terlihat pada uang palsu.
2. Diraba
- Tekstur Kertas: Uang asli terbuat dari bahan serat kapas yang berkualitas tinggi sehingga terasa kuat dan tidak mudah sobek. Permukaannya terasa sedikit kasar dan memiliki serat. Sebaliknya, uang palsu umumnya dibuat dari kertas biasa yang lebih tipis, halus, dan licin seperti kertas HVS.
- Cetakan Timbul (Intaglio): Rasakan permukaan uang. Pada uang asli, bagian-bagian tertentu seperti gambar pahlawan, logo burung garuda, tulisan "BANK INDONESIA," dan angka nominal akan terasa kasar atau timbul karena dicetak dengan teknik khusus. Pada uang palsu, cetakan ini umumnya rata dan tidak terasa timbul.
- Kode Tunanetra (Blind Code): Di sisi kiri dan kanan uang asli, terdapat garis-garis kasar (kode tunanetra) yang dapat dirasakan dengan jari. Kode ini berfungsi untuk membantu penyandang tunanetra mengenali nilai nominal uang. Pada uang palsu, fitur ini seringkali tidak ada atau tidak terasa.
3. Diterawang
Berita Terkait
-
Miris! Dana Bansos di NTT Tercemar Uang Palsu, PT Pos: Uangnya Langsung dari Bank
-
Bank Indonesia Klaim Peredaran Uang Palsu Sudah Minim
-
15 Game Mobile Penghasil Uang Asli Tanpa Deposit Cair ke Paypal
-
Sosok Ratu Annisa, Aktris Kolosal yang Disangka Pelaku Peredaran Uang Palsu
-
Sekar Arum Widara, Bintang Kolosal Kini Jadi Pengedar Uang Palsu? Ini Kronologi Penangkapannya!
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?