Suara.com - Danantara Indonesia mengirim 36 direksi dari 29 perseroan yang dikelola untuk mengikuti Top Gun Leadership Camp Cohort 1 di IMD Business School, Lausanne, Swiss.
Langkah ini menjadi bagian dari Top Talent Program 2025, hasil kolaborasi strategis Danantara Asset Management (DAM) dengan International Institute for Management Development (IMD), salah satu sekolah bisnis ternama dunia.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa pengiriman para direksi ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi sumber daya manusia (SDM) di lingkup persero yang dikelola Danantara.
“Kami ingin memastikan talenta terbaik kami memiliki kapasitas kepemimpinan kelas dunia, agar dapat membawa persero dalam pengelolaan Danantara Indonesia menjadi perusahaan papan atas dan mampu bersaing di tingkat regional dan global,” kata Rosan, dikutip dari Antara, Selasa (26/8/2025).
Selain memberikan pelatihan kepemimpinan, Danantara Indonesia juga menanggung biaya pelatihan dan akomodasi untuk perseroan berukuran menengah dan kecil yang memiliki keterbatasan anggaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh direksi memperoleh manfaat yang sama dari program berskala internasional tersebut.
“Dengan demikian, seluruhnya tanpa terkecuali dapat menikmati manfaat dari program berstandar global ini,” ujarnya.
Managing Director Human Capital Danantara Asset Management, Agus Dwi Handaya, menjelaskan bahwa Top Talent Program 2025 akan terbagi dalam tiga angkatan dengan total sekitar 120 peserta.
“Kami percaya, selain memperkuat kompetensi individu, program ini juga menjadi sarana membangun jejaring antar pemimpin, yang pada akhirnya akan mempercepat kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.
Agus mengatakan, selain Top Gun Leadership Camp, Danantara Indonesia juga menyiapkan berbagai program eksekutif lain, seperti CBDO, CFO, CTO, CHRO, hingga AI for Executive yang akan dijalankan secara paralel pada 2025.
“Peluncuran Top Gun Leadership Camp ini menegaskan peran Danantara Indonesia sebagai katalis pengembangan kepemimpinan strategis persero dalam pengelolaan Danantara Indonesia menuju masa depan yang lebih kompetitif dan berkelanjutan,” ujar Agus.
Pengiriman direksi ke Swiss ini menjadi langkah strategis Danantara Indonesia untuk memperkuat daya saing perusahaan pengelola investasi nasional sekaligus mempersiapkan pemimpin yang siap menghadapi tantangan industri global.
Berita Terkait
-
Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor
-
Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional
-
Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis
-
CEO Danantara Sebut Pelemahan IHSG 'Berkah' bagi Investor
-
IHSG-Rupiah Perkasa, Bos Danantara: Investor Mulai Percaya Terhadap Indonesia
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
MBG Disebut Langgar HAM, Natalius Pigai Tuding Komnas HAM Tak Paham Aturan
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
-
Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!
-
Evaluasi Haji 2026 di Hambalang: Prabowo Minta Fasilitas Hotel Ditata, Ongkos Dipangkas
-
Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW