Suara.com - Suara.com - Upaya Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengakhiri polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, justru menjadi bumerang dan menyulut lebih panas. Pernyataan Rektor UGM, Ova Emilia, yang menyinggung soal ijazah "Sarjana Muda" Jokowi kini menjadi senjata baru bagi para kritikus.
Semua berawal dari video klarifikasi berjudul "#UGMMENJAWAB IJAZAH JOKO WIDODO" yang diunggah di akun YouTube resmi UGM pada Jumat, 22 Agustus 2025. Dalam video tersebut, Rektor Ova Emilia dengan tegas menyatakan Jokowi adalah alumnus sah UGM.
Namun, satu kalimat dalam penjelasannya memicu kontroversi. Ova menyebut UGM memiliki dokumen autentik seluruh proses pendidikan Jokowi, mulai dari penerimaan, proses kuliah selama menempuh sarjana muda, pendidikan sarjana, KKN, hingga wisuda.
Kalimat inilah yang langsung disambar oleh pegiat media sosial, Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa. Melalui akun X pribadinya, Rabu (27/8/2025), ia menuding Rektor UGM telah melakukan blunder fatal.
“Rektor UGM blunder, mana ijazah sarjana muda Jokowi?” tulis Dokter Tifa.
Menurutnya, pernyataan Rektor UGM tersebut justru membuka kotak pandora baru. Publik kini menuntut bukti yang selama ini tidak pernah ada atau dibicarakan, yaitu ijazah Sarjana Muda milik Jokowi.
“Dengan pernyataan Ova Emilia, Rektor UGM, maka publik menuntut satu bukti lagi," kata Dokter Tifa.
"Bukti yang selama 11 tahun ini tidak pernah disinggung oleh Joko Widodo maupun UGM, yaitu ijazah Sarjana Muda Joko Widodo!” tegasnya.
Dokter Tifa bahkan menaikkan taruhannya. Ia menyatakan jika bukti ijazah Sarjana Muda itu tidak bisa ditunjukkan, maka tudingan pemalsuan ijazah sarjana (S1) Jokowi menjadi semakin tak terbantahkan.
Baca Juga: Dokter Tifa Ngaku Tak Takut Termul Dan Gunakan Rompi Oranye
“Kalau sampai Joko Widodo dan UGM tidak bisa menunjukkan Ijazah Sarjana Muda, maka jelas dan clear bahwa Ijazah Sarjana Joko Widodo adalah palsu,” tantang Dokter Tifa.
Ia tak ragu menuduh kedua belah pihak telah melakukan penipuan massal jika gagal membuktikan keberadaan ijazah tersebut.
“Dan keduanya, baik Joko Widodo maupun UGM, telah melakukan kebohongan publik!” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dokter Tifa Ngaku Tak Takut Termul Dan Gunakan Rompi Oranye
-
Bela Ijazah Jokowi, Riwayat Rektor UGM Ova Emilia Dikuliti: dari Pendidikan hingga Kasus Bank Gagal
-
Mulyono yang Bikin Buku 'Jokowi Undercover' Dibebaskan dari Penjara
-
Jimly Asshiddiqie: Kasus Ijazah Jokowi Berpotensi Berlarut-larut Hingga 5 Tahun ke Depan
-
Eks Ketua MK Sebut Alasan Roy Suryo Soal Ijazah Jokowi Lama-lama Masuk Akal
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Telepon Vladimir Putin, Presiden Iran Siap Capai Kesepakatan dengan AS jika Adil
-
Prabowo Subianto Temui Vladimir Putin di Moskow, Seskab Teddy Ungkap Agendanya
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!