Suara.com - Kalangan buruh akan menggelar aksi unjuk rasa salah satunya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025). Namun kondisi di dalam gedung parlemen sendiri tampak sepi bahkan cenderung hampir tak ada aktivitas.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi sejak pukul 09.30 WIB, tampak sejak dari pintu masuk dan parkiran terlihat masih sepi dari adanya kendaraan-kendaraan pribadi.
Hanya terlihat adanya penjagaan aparat keamanan di sekitaran Gerbang Pancasila atau pintu belakang Gedung Parlemen. Terlihat mobil water canon di siagakan dan aparat sudah bersiaga.
Masuk ke area Gedung Nusantara I, di mana seharusnya menjadi pusat pegawai DPR berstatus ASN dan Tenaga Ahli DPR, tampak juga terlihat sepi.
Beberapa ruangan rapat sejumlah Komisi-Komisi juga pintunya tertutup rapat, menandakan belum adanya aktivitas.
Di lokasi ini hanya terlihat sejumlah petugas Pamdal (Pengamanan Dalam) DPR berjaga di pintu masuk gedung. Sementara hanya beberapa orang terlihat lalu lalang.
Begitu pun ketika masuk ke Gedung Nusantara II, tampak di sini juga terlihat masih sepi dari adanya aktivitas. Biasanya mulai jam 09.30 WIB di area ini sudah sibuk lantaran rapat Komisi-Komisi di DPR sudah aktif pada pukul 10.00 WIB.
Di area selasar Gedung Nusantara II juga nyaris tak ada aktivitas. Hanya beberapa orang hitungan jari yang lalu lalang dan Pamdal yang berjaga di pintu masuk.
Masuk ke Gedung Nusantara III dimana tempat para pimpinan DPR, MPR hingga DPD RI berkantor juga masih tampak sepi.
Baca Juga: Anggota DPR Diminta WFH Imbas Demo Buruh Hari Ini, Ahmad Sahroni: Pulang Ribet, Ke mana-mana Susah!
Hanya terlihat beberapa Pamdal berjaga di depan akses masuk ke ruang kerja pimpinan DPR dan di pintu masuk Gedung Nusantara III.
Sama juga halnya di Gedung Nusantara IV dan V hanya terlihat beberapa orang saja beraktivitas.
Berdasarkan informasi yang diterima Suara.com, Sekretariat Jenderal DPR RI mengeluarkan Surat Edaran yang memberikan imbauan agar pegawai di DPR yang tak punya aktivitas signifikan agar melakukan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).
Sementara hanya pegawai yang mendesak yang masih harus berkantor.
Dari agenda yang diterima Suara.com juga rapat-rapat hari ini sepi digelar. Hanya ada agenda diskusi dengan tema 'Pidato Perdana Prabowo di PBB' dimulai pukul 13.00 WIB nanti.
Kemudian nanti pada pukul 14.00 WIB, dijadwalkan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI akan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum atau RDPU membahas RUU PPRT.
Berita Terkait
-
Anggota DPR Diminta WFH Imbas Demo Buruh Hari Ini, Ahmad Sahroni: Pulang Ribet, Ke mana-mana Susah!
-
Demo Besar-besaran Buruh di DPR, Belasan Kereta Api Terpaksa Berhenti di Stasiun Jatinegara, Kenapa?
-
Sahroni Blak-blakan Ngaku Ngumpet di DPR saat Demo 25 Agustus: Saya Gak Mungkin Menampakan Fisik!
-
Usai Sebut Bubarkan DPR Ide Orang Tolol Sedunia, Sahroni Ogah Debat: Ane Mau Bertapa Biar Pinter!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'