- RK diperiksa terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Lisa Mariana
- Ridwan Kamil dipastikan tidak memiliki kecocokan genetik dengan anak Lisa
- Penyidik akan melakukan gelar perkara.
Suara.com - Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), kembali dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
Bukan tanpa alasan, politikus Partai Golkar yang akrab disapa Kang Emil harus berhadapan dengan penyidik dalam pusaran kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh selebgram kontroversial, Lisa Mariana.
Pemeriksaan ini bukanlah yang pertama, melainkan kelanjutan dari saga hukum yang telah bergulir selama beberapa bulan terakhir.
Publik tentu masih ingat, penyidik sebelumnya telah melakukan tes DNA, dan hasilnya? Mengejutkan! Ridwan Kamil dipastikan tidak memiliki kecocokan genetik dengan anak Lisa Mariana berinisial CA.
Kombes Pol Rizki Prakoso, Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, membenarkan bahwa pemeriksaan hari ini bertujuan untuk mengorek lebih dalam klarifikasi terkait laporan pencemaran nama baik ini. Dan tak hanya RK, giliran Lisa Mariana pun akan segera tiba!
"Pemeriksaan terhadap saudara RK hari ini merupakan bagian dari pendalaman atas laporan yang sudah masuk," tegas Kombes Rizki Agung Prakoso.
"Minggu depan, kami juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saudari Lisa Mariana, dengan mempertimbangkan hasil tes DNA yang sudah kami terima," katanya menambahkan.
Ia menambahkan, setelah kedua belah pihak dimintai keterangan, tim penyidik akan segera menggelar gelar perkara. Momen ini krusial untuk menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan peningkatan status laporan. Jadi, apakah kasus ini akan berlanjut ke babak baru?
Pagi ini, kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar, memastikan kliennya akan kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik sesuai jadwal.
Baca Juga: Menjanda 3 Hari, Lisa Mariana Sudah Pamer Pacar Baru yang Lebih Ganteng dari Ridwan Kamil
Sebagai informasi, sebelum terseret dalam pusaran ini, Ridwan Kamil sendiri telah lebih dulu melaporkan Lisa Mariana atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan tersebut tercatat resmi di Bareskrim Polri pada tanggal 11 April 2025.
Siapakah yang benar dan siapa yang salah? Perkembangan kasus ini tentu akan terus kita nantikan!
Berita Terkait
-
Babak Baru Kasus Ridwan Kamil-Lisa Mariana: Bareskrim Geber Pemeriksaan, Hasil Tes DNA Jadi Kunci!
-
PK Ditolak! Silfester Matutina Gigit Jari, Upaya Hukum Kandas?
-
Selain Ridwan Kamil, Lisa Mariana Ngaku Pernah Jadi Simpanan Banyak Pejabat Lain
-
Borok Ridwan Kamil Dikuliti Dinar Candy, Ada Simpanan Selain Lisa Mariana Berinisial S
-
Tok! Permohonan PK Silfester Matutina Gugur, Hakim Soroti Alasan Sakit 'Misterius'
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar