Suara.com - Seorang pria diduga copet diamuk massa usai ketahuan mencuri ponsel milik salah buruh yang tengah menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Pantauan Suara.com, insiden terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, massa buruh tengah menyanyikan lagu "Pasukan Rakyat Merdeka" sebelum tiba-tiba situasi menjadi ricuh.
"Copet nih, copet!" teriak sejumlah peserta aksi yang menyadari kejadian tersebut.
Pelaku yang terjebak di tengah kerumunan tak sempat melarikan diri dan langsung menjadi sasaran amukan massa. Beberapa orang terlihat memukul wajah dan tubuh pria tersebut.
Akibatnya, pelaku mengalami luka di bagian wajah dan kaki. Ia juga tampak muntah-muntah saat diamankan oleh anggota TNI usai diamuk massa.
Hingga kekinian belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas maupun kondisi pelaku.
Sementara buruh yang telah menggelar aksi demo sejak pukul 10.30 WIB kekinian mulai membubarkan diri. Terlihat beberapa petugas PPSU mulai membersihkan sampah sisa aksi demo buruh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar