- Guru honorer di Sukabumi jalan 12 km tiap hari demi mengajar.
- 14 tahun mengabdi, gaji Empan Supandi hanya Rp200 ribu per bulan.
- Kisah pilu ini dibandingkan dengan isu tunjangan fantastis DPR.
Suara.com - Isu tunjangan fantastis DPR yang belakangan jadi sorotan publik kian terasa jomplang bila dibandingkan dengan kehidupan rakyat kecil.
Salah satunya kisah memilukan seorang guru honorer di Sukabumi, Jawa Barat, yang viral di media sosial.
Adalah Empan Supandi, pria 47 tahun asal Jampang Tengah, Sukabumi. Selama 14 tahun mengabdi sebagai guru honorer di MTs Thoriqul Hidayah, dia hanya menerima upah sekitar Rp200 ribu per bulan.
Ironisnya, untuk sampai ke sekolah tempatnya mengajar, Empan harus berjalan kaki sejauh 12 kilometer setiap hari.
Kisah Empan dibagikan lewat unggahan akun Instagram @folkative pada Rabu, 27 Agustus 2025.
Dalam unggahan tersebut, diceritakan betapa berat perjuangan guru honorer ini demi mendidik anak-anak di kampungnya.
"Pak Empan Supandi, seorang guru honorer dari Jampang Tengah, Sukabumi, berjalan 12 kilometer setiap hari hanya untuk mengajar di MTs Thoriqul Hidayah," tulis unggahan tersebut.
"Selama 14 tahun mengajar, ia hanya menerima sekitar Rp200 ribu per bulan," sambungnya.
Awalnya, Empan hanya mengajar olahraga secara sukarela.
Baca Juga: Di Depan Pandji, Ketua Komisi I Bela Diri Dikritik Tunjangan Rp50 Juta: Kalau Rp5 Juta, Gak Pantas
Namun karena keterbatasan tenaga pendidik, dia kemudian merangkap mengajar sejarah kebudayaan Islam, PKN, bahkan bahasa Inggris.
Semua itu dia jalani dengan penuh dedikasi, meski penghasilan jauh dari layak.
Beruntung, kisah perjuangannya sampai ke telinga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Sang pejabat tergerak membantu dengan membangunkan rumah senilai Rp100 juta untuk Empan dan memberikan modal usaha Rp5 juta.
Tak hanya itu, sejumlah donatur juga ikut memberi dukungan berupa sembako, uang tunai, hingga sebuah sepeda motor agar perjalanan Empan lebih mudah.
Kisah ini sontak mengundang keprihatinan warganet dan figur publik.
Berita Terkait
-
Ahmad Sahroni Sebut Rakyat 'Tolol', Juara Debat Ini 'Tampar' Balik: Ingat, Gaji Bapak dari Kami
-
Sindir DPR Kerja Joget Doang Tunjangan Rp600 Juta, Said Iqbal: Buruh Sewa Rumah Rp700 Ribu
-
Kisah Pilu Pak Suryono: 33 Tahun Mengabdi, Gajinya Cuma Rp350 Ribu per Tiga Bulan
-
Pasha Ungu Tak Tahu, Cerita Sewa Rumah Rp3 Juta Per Hari Datang dari Wakil Ketua DPR Sendiri
-
Ini Baru Wakil Rakyat! Di Swedia, Gaji Parlemen Tak Jauh Beda dari Gaji Guru dan Naik Bus
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Prabowo Diisukan Teken Perjanjian Militer, Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia
-
Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz
-
Kasus Pembunuhan Kacab Bank, 3 Oknum TNI Ajukan Eksepsi di Pengadilan Militer Hari Ini
-
Amerika di Ambang Cemas: 68 Persen Warga Takut Perang Lawan Iran Tak Terkendali!
-
Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Gagal: Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bom Waktu
-
Telepon Vladimir Putin, Presiden Iran Siap Capai Kesepakatan dengan AS jika Adil
-
Prabowo Subianto Temui Vladimir Putin di Moskow, Seskab Teddy Ungkap Agendanya
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang