Suara.com - Bursa calon Menteri Haji dan Umrah pertama mulai memanas. Nama Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji, Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan, menjadi kandidat terkuat setelah mendapat dukungan dari salah seorang Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Ketua Komisi VIII DPR RI.
Ketua PBNU, Fahrur Rozi, menyebut Gus Irfan adalah sosok yang layak untuk menakhodai kementerian baru ini.
"Saya mendukung Gus Irfan Yusuf menjadi menteri urusan haji. Orangnya pintar, cermat dan pekerja keras," kata Rozi kepada Suara.com, Kamis (28/8/2025).
Menurutnya, posisi menteri haji tidak bisa diisi oleh sembarang orang. Dibutuhkan figur yang tidak hanya kapabel dan berintegritas, tetapi juga memiliki jaringan yang kuat.
Dukungan tak kalah kuat datang dari Senayan. Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, yang akan menjadi mitra utama kementerian baru ini, secara terang-terangan menjagokan Irfan.
Menurut Marwan, adalah hal yang logis jika Irfan yang saat ini sudah memimpin BP Haji melanjutkan kepemimpinannya saat lembaga tersebut bertransformasi menjadi kementerian.
"Tidak lagi Kepala Badan, menjadi Menteri Haji," ujar Marwan.
Seperti diketahui, Kementerian Haji dan Umrah adalah kementerian baru di kabinet Presiden Prabowo Subianto. Lembaga ini lahir setelah DPR mengesahkan revisi UU Haji pada Selasa (26/8) lalu.
Terbentuknya kementerian ini menjadi babak baru dalam sejarah penyelenggaraan haji, yang selama puluhan tahun berada di bawah naungan Kementerian Agama.
Baca Juga: Prabowo Merinding Ucapannya Jadi Sumpah, Noel Gerindra Diciduk KPK: Saya Tak Akan Lindungi!
Meskipun mendapat dukungan dari PBNU dan DPR, keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Irfan kini menjadi nama yang paling diunggulkan, tapi Istana sebelumnya telah menegaskan bahwa tidak ada jaminan otomatis bagi Kepala BP Haji untuk naik menjadi menteri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter