“Ahmad Sahroni, sampai kamu berani intimidasi keluarga aku, atau ada intimidasi dari teman-teman di parlemen atau pemerintah Indonesia, aku habisin kalian,” katanya penuh emosi.
Salsa menegaskan bahwa dirinya bukan orang yang mudah ditakut-takuti, apalagi dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman internasional yang dimilikinya.
“Ingat ya, aku bukan orang bodoh dan aku bukan orang miskin. Sampai kalian berani-berani mengganggu keluarga di Indonesia, akan aku cari support internasional, aku gulingkan kalian,” ujarnya.
Ia juga memperingatkan agar tidak meremehkan kemampuannya untuk menggalang dukungan dunia internasional.
“Hati-hati kalian ya. Aku adalah lulusan Hubungan Internasional dan aku adalah bisnis development yang sangat handal di dunia, jadi untuk sekadar ngedapetin support dari dunia internasional enggak susah buat aku,” tegasnya.
Dalam pernyataannya, Salsa menilai Ahmad Sahroni menghindari debat karena merasa dirinya belum siap.
“Katanya dia enggak berani diajak debat, katanya dia masih bodoh. Ahmad Sahroni, semua orang juga awalnya bodoh,” kata Salsa, menyindir.
Salsa lantas mempertanyakan akuntabilitas Ahmad Sahroni selama menjabat di DPR.
“Kamu selama ini petantang-petenteng enggak pernah kan diminta akuntabilitasnya karena kamu merasa kaya,” katanya lagi.
Baca Juga: Bukan Sekadar Influencer, Salsa Erwina yang Tantang Ahmad Sahroni Debat Punya Karir Cemerlang
Ia bahkan menyatakan akan terus menuntut pertanggungjawaban dari Ahmad Sahroni setiap hari, sampai debat itu terwujud.
“Tapi kali ini kamu berhadapan dengan aku, setiap hari aku akan tuntut akuntabilitas kamu untuk datang dan debat secara profesional,” ucapnya.
Dengan berani, Salsa menantang Ahmad Sahroni untuk membuktikan siapa yang benar-benar pantas dianggap intelek.
“Kita buktikan siapa yang sebenarnya tolol di antara kita, kamu yang makan duit rakyat dan ngatain rakyatnya tolol, atau aku,” tegasnya.
Sebagai penutup, Salsa menyatakan kesiapannya menerima kritik asalkan dilakukan secara terbuka dan jujur.
“Kalau memang aku yang tolol, dengan legowo aku akan support kamu,” pungkasnya.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Bagaimana Cerita Ahmad Sahroni Sebelum Sukses? Kini Dihujat Usai Sebut 'Orang Tolol Sedunia'
-
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Sebut Pendukung DPR Bubar "Orang Tolol Sedunia"
-
Salsa Erwina Lulusan Mana? Berani Tantang Debat Ahmad Sahroni
-
Kena Batunya? Hina Rakyat 'Tolol', Ahmad Sahroni Kini Ditantang Juara Debat dan Netizen
-
Gedung DPR Didemo, Ahmad Sahroni Benarkan Anggota Dewan Kerja di Rumah: Ke Mana-Mana Susah!
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan
-
Jokowi Siap 'Turun Gunung' Lagi Demi PSI, Ini Daftar Provinsi yang Akan Segera Dikunjungi
-
Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru
-
Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor
-
AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz
-
Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya
-
Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus
-
Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
-
Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat
-
Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan