- Anak pejabat hidup hedonis dan tidak peduli aksi rakyat.
- Korupsi dilakukan karena terpaksa agar tidak menjadi tumbal politik.
- Gaya hidup mewah dan brutal dianggap wajar di lingkungan mereka.
Suara.com - Di tengah panasnya suhu politik dan maraknya aksi demonstrasi yang menyoroti kinerja para pejabat, sebuah pengakuan mengejutkan dari seseorang yang mengklaim sebagai anak mantan pejabat DPR RI viral di media sosial X.
Curhatan anonim ini membongkar sisi gelap kehidupan keluarga pejabat DPR RI yang jarang terungkap ke publik, mulai dari sikap acuh tak acuh terhadap kritik rakyat hingga gaya hidup hedonis yang dibiayai dari aliran dana tak wajar.
Hal ini berawal dari cuitan akun X @tanyakanrl, yang penasaran reaksi anak anggota DPR RI yang sedang melihat berita soal aksi demo belakangan ini.
Akun X tersebut penasaran anak-anak anggota DPR RI ini berusaha mengingatkan kesalahan orangtuanya atau memilih tutup telinga seperti orangtuanya sebagai pejabat publik.
Akun X @oneofthatpeople melalui kolom komentar lantas mengaku dirinya anak mantan pejabat DPR RI era Presiden Jokowi yang pernah dalam posisi tersebut.
Namun, ia mengatakan ayahnya sudah mundur sebagai anggota DPR RI sejak 2017 dan meminta netizen tak perlu mencari tahu identitasnya.
"Aku adalah anak pejabat itu. Bapakku resign 2017, gak usah cari tahu bapakku siapa. Kami udah buang jauh-jauh kegiatan haram apapun itu," kata akun X @oneofthatpeople.
Menurutnya, teriakan dan tuntutan massa di jalanan seolah tak berarti apa-apa bagi mereka.
Kehidupan nyaman dengan aliran uang bulanan yang fantastis membuat mereka lebih fokus pada kesenangan pribadi ketimbang nasib rakyat.
Baca Juga: Apa Arti 1312 dan ACAB? Ramai Digaungkan Usai Rantis Brimob Lindas Driver Ojol
"FYI, anak pejabat rata-rata bodo amat sama aksi rakyat. Lagian uang dari orangtua mereka ngalir ratusan juta per bulan. Tinggal cari tempat dugem yang asyik aja," ujarnya.
Pengakuan ini sontak memicu pertanyaan lebih dalam dari netizen yang penasaran ayahnya sebagai mantan anggota DPR RI pernah terlibat dalam praktik korupsi sebelum mengundurkan diri atau tidak.
Akun anonim yang mengaku anak mantan pejabat itu pun membenarkan "kegiatan haram" itu pernah dilakukan oleh orangtuanya ketika menjabat sebagai wakil rakyat.
Namun, ia seolah menegaskan bahwa ayahnya terpaksa melakukan itu karena pasti akan dijadikan tumbal politik bila tak melakukannya.
"Berarti pas sebelum resign beneran ngelakuin kegiatan haram ya?" tanya akun X @ddedecukadimcum.
"Ngelakuin, kalau gak ngelakuin akan dijebloskan sendirian. Jadi tumbal politik kayak Tom Lembong," balas akun @oneofthatpeople.
Akun X tersebut lantas bercerita keputusan ayahnya mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI juga tak serta merta membuat keluarganya aman.
Akun X tersebut mengatakan ayahnya pernah mendekam di balik jeruji besi karena tanda tangan dokumen penggelapan bahan baaku.
"Apakah bapakku aman setelah resign? enggak. Bapakku sempat dipenjara 2 tahun gara-gara tanda tangan dokumen penggelapan bahan baku," ujarnya.
Lebih jauh, akun tersebut membeberkan gaya hidup mewah dan penuh maksiat yang disebutnya sebagai hal lumrah di kalangan anak pejabat.
Puncak dari pengakuan ini adalah ketika ia menyamakan perilaku brutal dan flexing seperti kasus Mario Dandy sebagai sesuatu yang wajar di lingkungan pergaulannya saat itu, bahkan ketika mereka masih di bawah umur.
"Hari ini ada akun polisi ngupload makan-makan habis Rp 11 juta setelah demo, itu malamnya masih ada jatah dugem dan sewa lonte," kata akun anonim tersebut.
"Kira-kira kayak gitulah gaya hidup teman-temanku sesama anak pejabat dulu. FYI, dulu kita masih minor dan kasus kayak Agnes - Mario Dandy itu wajar di lingkungan kami," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Dicopot dari Pimpinan Komisi III, Kini Ahmad Sahroni Jadi Anggota Biasa Komisi I: Apa Saja Tugasnya?
-
Sejak Kapan Ahmad Sahroni Jadi DPR RI? Kini Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua Komisi III
-
Selain Ulang Tahun DPR RI, 29 Agustus Diperingati Hari Apa?
-
Tutup Kolom Komentar, Eko Patrio Ucapkan Duka untuk Driver Ojol Korban Rantis Brimob
-
DPR RI Ultah ke-80, Kilas Balik Sejarah Wakil Rakyat di Tengah Seruan Pembubaran
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
TNI Dikirim ke Gaza, Misi Damai atau Jebakan Perang Maut Lawan Hamas?
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
-
KPK Ungkap Modus Budiman Bayu Sembunyikan Uang Gratifikasi Rp5,19 Miliar