Rentetan sikap Sahroni memicu gelombang protes terhadap DPR yang ramai di berbagai daerah.
Masyarakat dari berbagai kalangan turun ke jalan, menuntut penghapusan tunjangan anggota DPR yang dianggap berlebihan.
Aksi demonstrasi semakin membara menyusul tewasnya seorang driver ojek online bernama Affan Kurniawan.
Bagi banyak warga, pernyataan Sahroni dianggap melecehkan rakyat dan justru memperkeruh suasana.
Ketegangan itu akhirnya meledak dalam bentuk penjarahan rumah pribadinya di Tanjung Priok.
Massa yang masuk ke rumah tersebut merusak furnitur, mobil mewah, hingga menjarah koleksi action figure Iron Man bernilai ratusan juta rupiah.
Barang-barang pribadi lain seperti lemari, kulkas, meja, pakaian, hingga dokumen penting ikut dijarah.
Pakaian bahkan sempat dilemparkan dari lantai atas rumah Sahroni ke warga yang berkerumun di luar pagar.
Foto-foto kejadian itu menyebar cepat di media sosial dan memancing reaksi keras publik.
Baca Juga: Ijazah Hingga Jam Tangan Miliaran, Ini Penampakan Jarahan dari Rumah Ahmad Sahroni
Salah satu yang paling ramai dibicarakan adalah ijazah SMP milik Sahroni dengan nilai akademik di bawah rata-rata.
Viralnya ijazah tersebut dianggap publik sebagai tamparan balik untuk Sahroni yang pernah meremehkan rakyat.
Di tengah keributan itu, beredar kabar bahwa Sahroni sedang berada di Singapura.
Sebuah foto yang menunjukkan sosok mirip dirinya di bandara dengan jaket cokelat dan topi hitam viral di media sosial.
Seorang tetangga bernama Idris mengatakan bahwa Sahroni memang sedang ke Singapura saat rumahnya digeruduk massa.
Seorang influencer bernama Ferry Irwandi juga ikut membagikan foto serupa dan menduga keberadaan Sahroni di luar negeri.
Berita Terkait
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi
-
Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman
-
Kronologi Pemerasan Sahroni: Didatangi di DPR, Diminta Rp 300 Juta, Dijebak hingga Ditangkap!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Iran Sebar Video AI Yesus Pukul Kepala Donald Trump Sampai Jatuh ke 'Neraka'
-
8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian