- Polisi menangkap sembilan orang terduga penjarah rumah artis sekaligus anggota DPR, Uya Kuya.
- Penangkapan para pelaku didasarkan pada bukti dari rekaman video yang beredar luas.
- Rumah anggota DPR lain seperti Ahmad Sahroni dan Eko Patrio juga menjadi sasaran penjarahan.
Suara.com - Kepolisian terus memburu pelaku yang terlibat dalam aksi penjarahan di kediaman anggota DPR RI, Surya Utama alias Uya Kuya.
Dari penyelidikan intensif yang dilakukan Polres Metro Jakarta Timur telah membuahkan hasil dengan penangkapan 9 orang terduga pelaku.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, mengonfirmasi bahwa penangkapan tersebut dilakukan setelah tim penyidik menganalisis rekaman video amatir yang beredar luas di masyarakat pasca-kejadian.
“(Berdasarkan) Video,” kata Dicky, saat dikonfirmasi pada Minggu (31/8/2025).
Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga merupakan hasil jarahan dari kediaman Uya Kuya.
“Barang-barang yang ada di TKP, kurang lebih beberapa perabotan,” jelasnya.
Dicky juga menjelaskan tantangan yang dihadapi aparat saat insiden berlangsung.
Menurutnya, jumlah massa yang mengepung rumah Uya Kuya saat itu sangat masif, sehingga aparat dari tingkat polsek tidak mampu menghalau.
“Jumlah massa sangat banyak dan tidak dapat dihalau oleh polsek, maka polsek melaporkan hal tersebut kepada kapolres dan langsung dilakukan penindakan oleh tim gabungan reskrim dan samapta,” ucapnya.
Baca Juga: Penjarahan Rumah Pejabat Dinilai Janggal, Ananda Badudu: Rumah Sri Mulyani Sus Banget
Insiden penjarahan ini diketahui tidak hanya menimpa Uya Kuya.
Kemarahan massa juga menyasar kediaman anggota DPR RI lainnya di lokasi yang berbeda sebagai buntut dari eskalasi unjuk rasa.
Beberapa yang terkonfirmasi menjadi korban adalah Ahmad Sahroni yang kediamannya berada di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan Eko Patrio di kawasan Jakarta Selatan.
Sementara itu, kediaman Uya Kuya berlokasi di wilayah Jakarta Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam