Suara.com - Rentetan penjarahan rumah tokoh publik seperti anggota DPR terus berlanjut di tengah aksi demo yang mencekam.
Nama seperti Ahmad Sahroni, Eko Patrio dan Uya Kuya menjadi sasaran penjarahan. Terbaru rumah Nafa Urbach yang ada di kawasan Bintaro, Jakarta ikut dijebol massa.
Tak hanya itu, nama Ketua DPR RI, Puan Maharani ikut menjadi sasaran penjarahan massa. Meski belum ada kabar konkret terhadap nasib rumah anak dari Ketum Partai PDIP, Megawati Soekarnoputri itu, sejumlah massa diduga sudah diarahkan oknum tertentu.
Hal itu terungkap di media sosial TikTok ketika salah seorang pria menanyakan rombongan massa yang mengaku akan mendatangi rumah Puan Maharani.
"Lu mau kemana? Bang pulang bang," kata pembuat video dikutip Minggu (31/8/2025).
Pria tersebut yang mendapatkan informasi dari salah satu massa yang memperlihatkan sejumlah chat di sebuah grup WhatsApp.
Setelah sadar ada nama Puan Maharani, pria tersebut mengingatkan sekali lagi untuk pulang.
Namun massa yang berjumlah puluhan mengendarai motor tersebut tetap melaju pergi dan tak mengindahkan pria tersebut.
"Sumpah, ada yang ngarahin, ada enggak tahu gue dapat dari grup mana ke rumah Puan, ngapain?" ujar pria tersebut.
Baca Juga: Eko Patrio Dikabarkan Resmi Mundur dari DPR: Maafkan Saya
"Tadi satu orang itu bilang sudah, ikut-ikut," ujar temannya.
"Udahlah pulang-pulang," kata pria yang dibonceng.
Belum ada keterangan terkait kevalidan informasi yang dilakukan massa tersebut.
Namun dari informasi yang beredar, arahan dari oknum tertentu hampir sama terjadi di beberapa kasus yang terjadi sebelumnya.
Ada sejumlah pengarahan melalui pesan singkat yang disambut dengan gerakan massa ke arah rumah pejabat tersebut.
Meski massa tersebut belum diketahui memiliki rencana apa ke tempat Puan Maharani tinggal, namun kasus yang dialami beberapa anggota DPR dari kalangan artis adalah penjarahan rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
Terkini
-
7 Fakta Ketua PBNU Diduga Terima Duit Haram Korupsi Kuota Haji
-
Ancaman Mata Kering SePeLe di Balik Layar Laptop Mengintai Pekerja Remote, INSTO Dry Eyes Solusinya
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Diperiksa KPK, Terseret Pusaran Korupsi Bupati Bekasi?
-
KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi, Diberi Waktu 14 Hari untuk Banding
-
Aplikasi Dapodik 2026.b PAUD Diluncurkan, Operator Wajib Lakukan Instal Ulang
-
Terbongkar, Ini Daftar 9 Informasi Ijazah Jokowi yang Sengaja Ditutupi KPU
-
Simbol X di Masker Warnai Sidang Vonis Laras Faizati di PN Jaksel, Apa Maknanya?
-
Detik-detik Menegangkan Sidang Vonis Laras Faizati: Pendukung Riuh, Berharap Bebas Sekarang Juga
-
Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas
-
Polemik Pasal Nikah Siri di KUHP Baru, Selly: Bukan Kriminalisasi Agama, Tapi Perisai bagi Perempuan