Suara.com - Menanggapi banyaknya informasi orang hilang yang terjadi dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung pada 25 - 31 Agustus 2025, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) membuka posko pengaduan orang hilang secara daring (online).
Posko pengaduan ini bertujuan untuk mendata dan membantu pencarian individu yang diduga menjadi korban penghilangan paksa selama periode tersebut.
Gelombang unjuk rasa yang terjadi pada 25–31 Agustus 2025 menyisakan kekhawatiran mendalam di tengah masyarakat.
Menanggapi banyaknya informasi orang hilang yang terjadi dalam aksi tersebut, KontraS melalui unggahan akun Instagram resmi Indonesia Corruption Watch (ICW), @sahabaticw, mengumumkan pembukaan Posko Pengaduan Orang Hilang secara daring.
“Jika anda mengetahui atau ingin melaporkan seseorang yang diduga menjadi korban penghilangan paksa selama rentang waktu Aksi 25–31 Agustus 2025 maupun setelahnya, silakan isi formulir,” tulis akun @sahabaticw, dikutip Senin (1/9/2025).
Posko tersebut ditujukan untuk mendata dan membantu menelusuri keberadaan para korban yang diduga dihilangkan secara paksa.
“Formulir ini ditujukan bagi siapa pun yang membutuhkan bantuan dalam menelusuri keberadaan anggota keluarga, teman, kerabat, atau individu lain yang hilang dalam konteks aksi tersebut,” tambahnya dalam keterangan unggahan yang sama.
Masyarakat dapat mengakses formulir laporan melalui tautan bit.ly/PoskoOrangHilang atau dengan memindai kode QR yang telah dicantumkan di dalam unggahan yang sama, oleh akun Instagram resmi @sahabaticw.
Untuk memudahkan proses pendataan, dalam unggahan tersebut, KontraS mengimbau para pelapor untuk menyertakan setidaknya tiga informasi penting mengenai orang yang hilang, yaitu:
Baca Juga: Ngeri Tragedi 98 Terulang, Pemuda Lintas Iman 'Turun Gunung', Tuntut DPR Pecat Anggota Provokator!
- Identitas lengkap korban.
- Lokasi terakhir kali korban terlihat.
- Nomor kontak keluarga atau kerabat dekat yang bisa dihubungi.
Kemudian, bagi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam pengisian formulir atau membutuhkan bantuan lebih lanjut, KontraS mencantumkan nomor layanan hotline yang dapat dihubungi, 089635225998.
Unggahan akun Instagram resmi @sahabaticw itu juga menyertakan tagar #WargaJagaWarga dalam unggahannya, menggarisbawahi pentingnya peran aktif masyarakat dalam melindungi satu sama lain.
Reporter : Nur Saylil Inayah
Berita Terkait
-
"Netral Itu Pilihan Aman?": Ironi Sikap Diam di Tengah Krisis Demokrasi
-
Mako Brimob Gegana Dibakar: 5 Pelaku Ditangkap, 2 di Antaranya Wanita!
-
DPR 'Ngantor' Lagi Hari Ini Pasca di Demo, Komisi I Langsung Bahas Anggaran Bareng Kemhan hingga TNI
-
Ngeri Tragedi 98 Terulang, Pemuda Lintas Iman 'Turun Gunung', Tuntut DPR Pecat Anggota Provokator!
-
Link CCTV Jogja Online 24 Jam untuk Pantau Aksi Demo di Malioboro 1 September 2025
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
Terkini
-
Kuwait Tembak Jatuh 3 Pesawat Tempur F-15 Amerika Serikat
-
Wilayah Udara Timur Tengah Ditutup, Ditjen Imigrasi Berlakukan Izin Tinggal Terpaksa untuk WNA
-
Alarm Merah! 75 Ribu Pelajar di Bandung Terindikasi Gangguan Mental
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi, Harap Negara Sahabat Kutuk Serangan AS
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Guncang Dunia! AS-Israel Bombardir Lebih 2.000 Lokasi di Iran
-
MK Putuskan Penyakit Kronis Masuk Kategori Disabilitas, Kabar Baik Bagi Pejuang Autoimun dan Saraf
-
Bareskrim Bongkar Rantai Bandar Narkoba Ko Erwin: Charlie dan Arfan Dicokok, The Doctor Diburu
-
Dipanggil KPK untuk Kasus DJKA, Eks Menhub Budi Karya Absen Alasan Sakit
-
Dubes Iran Respons Niat Prabowo Jadi Juru Damai, Begini Katanya