Suara.com - Adanya usulan dari DPR RI untuk menurunkan pajak pertambahan nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 10 persen turut disorot oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Namun, Susi merasa heran kenapa usulan PPN diturunkan baru disampaikan oleh DPR RI.
Pernyataan itu disampaikan Susi Pudjiastuti lewat unggahan terbarunya di akun X pribadinya.
Saat menanggapi pernyataan Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun yang dimuat salah satu media online arus utama, Susi Pudjiastuti tampak kecewa dengan sikap anggota dewan karena dianggap telat.
Diketahui, hingga kini DPR masih menjadi sasaran aksi demonstrasi imbas adanya sikap dan pernyataan konyol sejumlah anggota dewan setelah adanya kenaikan tunjangan yang menuai protes publik.
Cuitan Susi Pudjiastuti yang mempertanyakan soal DPR yang baru mengusulkan penurunan pajak itu turut menuai sorotan netizen. Beragam reaksi pun ditumpahkan netizen menanggapi cuitan Susi. Bahkan, ada yang ikut menyindir agenda pelesiran anggota DPR ke luar negeri di saat ramai demonstrasi yang meletus sejak 25 Agustus 2025 lalu.
"Sibuk marathon di Sydney, Bu, kemaren," sindir salah satu netizen membagikan ulang video soal dugaan Misbakhun ikut Sydney Marathon 2025 di Austarlia.
"Karena ketauan Jadi berusaha cari simpati," celetuk yang lain sembari mengunggah hasil bidikan layar nomor peserta Sydney Marathon 12132 diduga milik Mukhamad Misbakhun.
Baca Juga: Banyak Orang Hilang Semasa Demo, Fedi Nuril Sentil Budiman Sudjatmiko: Terasa Familiar?
"Peserta Sydney Marathon pake duit rakyat nih bu si misbak," timpal yang lain.
Berita Terkait
-
Banyak Orang Hilang Semasa Demo, Fedi Nuril Sentil Budiman Sudjatmiko: Terasa Familiar?
-
Puan Maharani Cuma Minta Maaf, Susi Pudjiastuti Geram: Pecat Anggota DPR Tak Berempati ke Rakyat!
-
Prabowo Ditantang Mundur jika Cinta Tanah Air: Gak Malu Bertahan Mati-matian di Kursi Kekuasaan?
-
Takut Didemo Rakyat, Sikap 'Cupu' Dave Laksono Ditertawai Susi Pudjiastuti: Tenggelamkan Saja Bu!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Operasi Senyap Ditresnarkoba Polda Metro: Bongkar Peredaran Etomidate di Jakbar hingga Tangerang
-
Prabowo Fokus Bawa Indonesia Superpower, Jokowi Disebut Mulai Jadi Masa Lalu
-
Mendag Tegaskan Larangan Impor Pakaian Bekas, Ini Alasan Kuat di Baliknya!
-
Berkas Dilimpahkan, Jaksa Tahan WN China Tersangka Pencurian Listrik Tambang Emas Ilegal
-
Cak Imin dan Jajaran PKB Bertemu Tertutup dengan Presiden Prabowo, Ada Apa?
-
KPK Ungkap Ambil Informasi dari Medsos soal Ridwan Kamil, Singgung Isu Aura Kasih?
-
Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump
-
KPK Bongkar Peran Tim 8, Timses Bupati Pati Sudewo dalam Dugaan Pemerasan Caperdes
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026